Jorge Lorenzo dengan livery baru Ducati musim 2018.(Motorsport.com)

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Performa Jorge Lorenzo yang kurang bagus membuat Ducati akan memangkas gaji yang selama ini telah mereka sepakati.

Jorge Lorenzo memiliki pendapatan cukup tinggi bersama Ducati. Tim pabrikan asal Italia di MotoGP itu memberikan gaji sekitar 12 juta euro per tahun atau setara Rp 202,7 miliar.

Harapan Ducati ketika itu, seperti dilansir laman Motorsport.com, Kamis (15/2/2018) pebalap berkebangsaan Spanyol tersebut bisa memberikan hasil yang gemilang pada musim 2017. Fakta berbicara lain, performa Lorenzo kurang begitu bagus pada tahun lalu.

Melihat kondisi itu, Ducati Corse Sporting Director Paolo Ciabatti mengatakan, kontrak Lorenzo berakhir musim 2018 ini, dan tahun depan dia ingin Lorenzo dan Andrea Dovizioso tetap menjadi pebalapnya.

Namun, gaji yang didapat Lorenzo dipastikan tidak sebesar sekarang. Menurut Ciabatti ada kemungkinan jumlahnya berbeda, karena kondisinya berbeda ketika menanda tangani kontrak pada 2016.

"Niat kami adalah tetap bekerja dengan kedua pebalap itu. Tetapi batasan ekonomi kami jelas," kata Ciabatti.

Justru, Ducati punya rencana memberikan hadiah dengan menaikkan gaji Dovizioso, yang mampu mencetak enam kemenangan sepanjang musim 2017. Sekarang ini, pendapatan pebalap berkebangsaan Italia itu sekitar 2 juta euro per tahun atau setara Rp 33,7 miliar.

"Yang jelas situasnya berbeda dengan 2016. Saat kami merekrut Lorenzo, dia mendapat tawaran yang sangat penting dari Yamaha selama dua tahun lagi dan pernah menjadi juara dunia," kata dia.

Sekarang ini, Ducati juga harus melihat dan berbicara dengan sponsor, sebab Telcom Italia memutuskan untuk mengakhiri kontrak kerjasama.lx/kmp