SURABAYAPAGI.COM, BANDUNG - Kiper Persib Bandung, M Natshir Mahbuby, mengaku masih harus mengevaluasi penampilannya selama Piala Piala Presiden 2018.

Ketika itu, Persib Bandung langsung terhenti fase grup. Gawang yang dikawal M Natshir bobol tiga kali, yakni saat kalah 0-2 dari PSMS Medan dan 0-1 lawan PSM Makassar.

Kiper yang sempat membela Timnas U-23 Indonesia itu tak ingin lagi terlalu sering memungut bola dari gawang sendiri.

Karena itu, ia berusaha untuk terus meningkatkan penampilan, termasuk sepanjang pemusatan latihan (training camp, TC) di Jepara satu pekan ke depan.

"Untuk evaluasi pada Piala Presiden, mungkin saya pribadi berlatih lebih sungguh-sungguh, konsentrasi, dan fokus. TC ini juga untuk meningkatkan performance, fisik, dan kekompakan tim," ujar Deden seusai latihan di Jepara, Selasa (6/2/2018).

Ia pun tak mempersoalkan absennya bek tengah, Victor Igbonefo, selama pemusatan latihan di Jepara.

Sebagai bek tengah, Victor Igbonefo, adalah patner M Natshir di benteng pertahanan Maung Bandung.

Semakin sering tampil bersama, termasuk di sesi latihan dan uji coba, makin tumbuh saling pengertian antara keduanya.

M Natshir pun memahami kondisi Victor Igbonefo yang harus tetap berada di Bandung lantaran sedang dalam pemulihan cedera.

"Saya rasa tidak masalah (Victor Igbonefo absen selama TC di Jepara) lantaran ini tim bukan perorangan, harus bisa menjaga kekompakan di luar maupun di dalam lapangan," kata pemilik nomor punggung 1.

Menurutnya, pada hari kedua latihan di Jepara semua pemain mengikuti latihan secara enjoy dan happy.

"Semua pemain mengikuti apa yang diinstruksikan pelatih dengan baik," kata dia.

Sejak ditangani Mario Gomez, M Natshir punya dua rekan kerja baru di sektor pertahanan, Bojan Malisic dan Victor Igbonefo.

Tiga bek tim Maung Bandung pada musim lalu memilih hengkang dan membela tim lain pada musim 2018.

Mereka adalah Vladimir Vujovic yang bergabung dengan Bhayangkara FC, Achmad Jufriyanto menyeberang ke Malaysia bergabung dengan Kualalumpur FA, dan Jajang Sukmara bergabung dengan PSMS Medan.

Sebagai profesional, M Natshir tidak mempermasalahkan perubahan besar di lini belakang Persib Bandung yang tentu saja "memaksanya" untuk bekerja lebih keras.

"Hal yang biasa dalam sebuah tim ada pergantian. Tahun lalu, (Persib Bandung) juga tak berpatokan hanya pada Jufriyanto dan Vladimir Vujovic tapi ada pergantian," ujar M Natshir.

Menurutnya, hal itu pula yang dipersiapkan tim pelatih selama pemusatan latihan di Jepara, semua pemain mendapat kesempatan untuk saling bekerja sama.

"(Kami) Tidak mengandalkan satu pemain, kami adalah tim. Kami bermain 11 orang untuk untuk tim," kata penjaga gawang asal Soreang Kabupaten Bandung ini.

Tiap pemain, ucapnya, harus siap untuk bekerja dengan siapa pun dalam satu tim. Karena itu, komunikasi antarpemain harus terus dibangun.

"Di lini belakang itu, (saya) harus selalu komunikasi dengan pemain belakang lainnya, siapapun pemain belakangnya harus selalu berkomunikasi," kata M Natshir.

(cr/trbnws)