Liga Santri Nasional Resmi Bergulir

 

Penandatanganan bola oleh Menpora dan diserahkan kepada Bupati Trenggalek.


SURABAYAPAGI.COM, Trenggalek - Liga Santri Nusantara (LSN) Regional 1 Jawa Timur, resmi bergulir di Stadion Menaksopal Kabupaten Trenggalek, Minggu (17/9). Bergulirnya Liga Santri ini ditandai dengan penandatanganan bola oleh Menpora dan diserahkan kepada Bupati Trenggalek dan kick-off yang dilakukan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Dr. H. Imam Nahrawi, S.Ag, M.KP, yang didampingi Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, dan Ketua RMI Abdul Gofar Rozin.

Liga Santri Nasional Region I Jatim ini diikuti 32 tim dari 13 Kabupaten/ Kota  eks Karisidenan Kediri dan Madiun. Liga Santri ini akan digelar dengan sistem setengah musim.

Dalam sambutannya dipembukaan LSN ini, Bupati Trenggalek Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, "Kabupaten Trenggalek siap mendukung program Kementrian Pemuda dan Olahraga, liga santri ini.”

Emil menegaskan Daerah yang dipimpinnya sangat serius menyukseskan program-program Kementrian Pemuda dan Olahraga, namun sayangnya Trenggalek belum mempunyai GOR dan stadion yang memadai. Diharapkan oleh Bupati Trenggalek ada bantuan dari pusat untuk bisa meningkatkan fasilitas tersebut dan Trenggalek siap berkontribusi.

Ketua RMI Abdul Rozin menyampaikan bahwa jumlah peserta pada tahun ini mengalami peningkatan. Dari 800 peserta pada tahun lalu, sekarang menjadi 1048 peserta. DAdanya Liga diharapkan dapat memunculkan atlit-atlit yang membanggakan. Ia juga menghimbau agar peserta dapat bermain dengan sportif.

Menpora Imam Nahrawi menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya dalam mengkampanyekan gerakan ayo mondok dalam rangka menyelamatkan generasi penerus. Pasalnya menurut Menpora saat ini anak-anak kita sepulang sekolah tawaduk dan serius namun bukannya membaca Al Quran, melainkan memainkan gadgednya.

Berdasarkan keterangan dari Zaenal Arifin selaku Sekretaris Panitia LSN Region I Jatim "Pembukaan LSN Region I Jatim dilaksanakan di Stadion Menaksopal 17 September. Sedangkan untuk pertandingan lanjutan akan dilaksanakan di 7 lapangan di luar stadion Menaksopal mulai dari lapangan Kampak, Sukorejo, Gandusari, Tugu, Durenan, Sumbergedong dan Lapangan Ngulan Kulon mulai tanggal 18 hingga 20 September, sedangkan untuk finalnya akan digelar tanggal 21 di Stadion Menaksopal kembali.”

Pembukaan LSN di Trenggalek ini diawali dengan tari nusantara oleh 1.500 Guru PAUD. Tari khas Kabupaten Trenggalek Turonggo Yakso oleh Sanggar Ngesti Laras Budoyo SMAN 1 Karangan, dan dilanjutkan atraksi Seni Beladiri Pagar Nusa.



Komentar Anda