Presiden Trump dan Melania berciuman setelah melewati barisan tentara di Pangkalan Udara Osan, Pyeongtaek, Korea Selatan, (7/11). Trump melakukan kunjungan ke lima negara Asia Jepang, Korea Selatan, China, Vietnam dan Filipina. (AP Photo / Andrew Harnik)

SURABAYAPAGI.com, Washington, DC - Tiga perempuan yang mengklaim telah menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump, mendesak agar Kongres AS segera melakukan investigasi atas dugaan skandal tersebut.

Samantha Holvey, Jessica Leeds dan Rachel Crooks -- yang turut merangkum klaim serupa dari belasan perempuan lain -- juga meminta agar Trump bertanggung jawab atas dugaan skandal tersebut. Demikian seperti dikutip oleh Time, Kamis (14/12/2017).

Dugaan skandal pelecehan seksual yang dilakukan oleh Presiden Trump kembali mencuat di tengah kasus serupa yang dilakukan para pria ternama dalam dunia politik dan hiburan.

Sebut saja, bos salah satu rumah produksi perfilman Holywood, Harvey Weinstein; Senator AS dari Partai Demokrat, Al Franken; dan Senator AS dari Partai Republik, John Conyers. Mereka semua -- ketika skandal pelecehan seksual menerpa -- mendapat hukuman dan kehilangan pekerjaannya dari bidang yang ditekuni masing-masing.

Maka, ketika dugaan skandal yang merundung Donald Trump mencuat, Crooks Cs sangat menyayangkan bahwa sang presiden tidak mendapatkan 'sanksi' yang serupa Weinstein, dkk.

"(Presiden Donald) Trump, mampu lepas dari jerat itu (dugaan kasus pelecehan seksual) tanpa jejak," kata Crooks.

Trump sendiri telah berkali-kali membantah tuduhan tersebut.

"Klaim keliru tersebut telah berkali-kali mencuat sejak kampanye pilpres AS 2016 tahun lalu. Waktu akan berbicara banyak pada klaim palsu dan absurd itu dan akan semakin memperjelas motif politik di baliknya," kata sang presiden dalam sebuah pernyataan tertulis.

Tuduhan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Trump kembali mendapat perhatian baru-baru ini, setelah gerakan tagar #MeToo marak digunakan di sosial media oleh ribuan perempuan kala menceritakan pengalaman mereka sebagai korban.

Mengomentari gejolak tersebut, Nikki Haley, Dubes AS untuk PBB -- yang juga seorang perempuan -- mengatakan bahwa suara para kaum hawa yang mengklaim menjadi korban pelecehan seksual oleh Trump, wajib didengar.

Berikut, 18 perempuan yang angkat suara dan mengklaim menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh Donald Trump.

1. Jill Harth

Harth, seorang pakar rias, mengajukan gugatan hukum pada 1997, mengklaim bahwa Donald Trump memaksa untuk berhubungan seksual dengan dirinya. Perlakuan yang sama dari Trump juga diterima oleh Harth pada 1993 di Mar-a-Lago, resor mewah sang miliarder nyentrik di Florida.

Pada 2016, kepada media Inggris The Guardian, Harth juga mengaku bahwa Trump menyentuhnya di bagian tubuh yang tak pantas dalam sebuah pentas kecantikan pada 1992.

Namun, gugatan Harth dibatalkan pada 1997, setelah kekasihnya, George Houraney mengajukan gugatan hukum soal bisnis kepada Trump.

2. Bridget Sullivan

Sullivan, mantan putri kecantikan Miss New Hampshire dan runner-up Miss USA 2000 bercerita pada 2016 bahwa Donald Trump kerap menyentuh bagian tubuhnya yang tak pantas.

Ia juga bercerita bahwa Trump, dalam sejumlah kesempatan di acara kontes kecantikan, kerap masuk ke dalam kamar ganti para peserta kontes saat mereka tengah minim atau tak berpakaian.

Juru bicara sang miliarder nyentrik membantah dugaan tersebut.

3. Cassandra Searles

Searles mengklaim bahwa Donald Trump memperlakukan dirinya dengan cara-cara yang misoginis saat menjalani kontes kecantikan Miss Washington pada 2013. Ia juga mengklaim bahwa Trump pernah menyentuh tubuhnya di bagian yang tak pantas dan merayu paksa.

4. Tasha Dixon

Dixon, mantan putri kecantikan Miss Arizona mengatakan bahwa Trump kerap menyeruak masuk ke dalam kamar ganti peserta beauty pageant yang tengah berganti baju.

Trump sendiri pernah mengatakan bahwa aksi tersebut adalah hal yang lazim ia lakukan, mengingat dirinya sebagai promotor kontes itu. Dan ia harus memastikan agar, "Seluruhnya berjalan lancar".

Para Perempuan Lain

Berikut para perempuan lain yang telah buka suara dan mengklaim menjadi korban pelecehan seksual oleh Donald Trump

5. Jessica Leeds, pebisnis

6. Rachel Crooks

7. Mindy McGillivra

8. Natasha Stoynoff, jurnalis

9. Mariah Billado, Miss Vermont Teen USA

10. Temple Taggart McDowell, Miss USA

11. Lisa Boyne

12. Summer Zervos, bintang kontes acara realita The Apprentice -- yang dipandu oleh Donald Trump

13. Kristin Anderson

14. Samantha Holvey, Miss Carolina 2006

15. Cathy Heller, pemusik

16. Karena Virginia, instruktor yoga

17. Jessica Drake, bintang film dewasa

18. Ninnu Laaksonen, mantan Miss Finland.