Calon Tunggal, Hani Fatria Tidak Otomatis Duduki Posisi Dirut AULJ

 

Hani Fatria calon dirut PD AULJ saat pemaparan visi dan misi dihadapan Tim Penilai Seleksi dan Bupati Lamongan Fadeli. (SP/ MUHAJIRIN KASRUN)


 

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Meski yang mendaftar sebagai calon dirut Perusahaan Daerah (PD) Aneka Usaha Lamongan Jaya (AULJ) hanya seorang saja, namun demikian calon tunggal itu tidak otomatis bisa menduduki jabatan dirut, mereka harus mengikuti tahapan seleksi selanjutnya. 

Salah satunya mengikuti tahapan seleksi pemaparan visi dan misi dihadapan Tim Penilai Seleksi Calon Dirut PD AULJ dan Bupati Lamongan Fadel, Selasa petang, (14/2/2018) lalu. 

Saat ini, tim penilai tersebut sedang merampungkan skoring hasil paparan Hani Fatria yang akan dijadikan bahan pertimbangan penentuan seleksi. Sehingga meski hanya satu calon, tidak otomatis akan lolos.

Seleksi dengan pelamar dari kalangan profesional ini berarti melanjutkan tren Pemkab Lamongan untuk tidak lagi menjadikan BUMD mereka seolah sebagai penampungan pensiunan PNS. Sebelumnya, PDAM dan PD Pasar sudah diisi dari kalangan profesional melalui tahapan seleksi serupa.

Tim yang diketuai Sekkab Yuhronur Efendi ini beranggotakan sejumlah kalangan profesional. Diantaranya Rektor Unisla Bambang Eko Mulyono, Dadang Suhartoko dan Hendar Wirawan.

Dalam paparannya, Hani Fatria memiliki keyakinan PD AULJ feasible untuk dikembangkan. Karena selain sebagai BUMD yang mendapat back up pemerintah daerah, Lamongan sendiri memiliki potensi luar biasa. Seperti produksi pertanian berupa beras. PD AULJ nantinya bisa menjadi pemasar beras Lamongan yang surplus itu ke luar daerah.

Dia  juga berjanji akan memperbaiki sistem pergudangan dan melalukan diversifikasi usaha dengan melakukan negosiasi usaha dengan sejumlah rekanan lama.

Termasuk didalamnya terkait distribusi pupuk. Selama ini PD AULJ hanya melayani 4 kecamatan, dari 27 kecamatan yang ada di Lamongan. Yakni di wilayah Kecamatan Laren, Solokuro, Brondong dan Maduran.Selain PD AULJ, BUMD lain milik Lamongan adalah PD BPR Bank Daerah Lamongan, PD Pasar dan PDAM.

Setoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2017 yang terbesar dari PD BPR Bank Daerah Lamongan sebesar Rp 3.881.032.000, PD Pasar Rp 473.123.447 dan PD AULJ 281.442.986.jir

           



Komentar Anda



Berita Terkait