Komisi C Puji Bangunan Relokasi PKL Andanwangi

 

Bangunan Pendopo dan gerobak PKL di Andanwangi


SURABAYA PAGI,  Lamongan - Komisi C DPRD lamongan,  Selasa (13/2) melakukan sidak ke bangunan relokasi PKL di Jalan Andansari.  Dari hasil sidak bangunan itu, anggota DPRD tidak menemukan bangunan yang menyalahi bestek,  bangunan yang ada saat ini semua sudah sesuai dan tidak ada masalah. 

"Apik-apik bangunane, gak ada masalah,"kata Fredy Wahyudi dan Ujik Selvian Effendi , anggota Komisi C saat di lokasi.

Menurut Ujik politisi Golkar ini,   baik pemasangan paving, penambahan Pendopo maupun bangunan di bagian Timur yang berdiri saat ini sudah tidak ada masalah."Tidak ada masalah,  dan bangunannya sudah cukup bagus,  tinggal bagaimana gerobak atau tempat berjualan ini diminati PKL,"terangnya. 

 

Sementara itu,  Pasito Kabid Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perdagangan dan Industri (Disperindag)  menyebutkan,  kalau para anggota DPRD Lamongan ini hanyalah sidak soal bangunan,  bukan soal PKL. "Iya hanya sidak soal bangunan saja, "terangnya. 

 

Disebutkan Pasito,  sebelum ada penambahan bangunan, yakni pengurukan hingga pemasangan paving serta bangunan pendopo, tempat ini telah dibangun los serta fasilitas 50 gerobak PKL dari Kementerian Koperasi.

Bangunan yang sudah tuntas sejak 2017 itu belum juga banyak diminati PKL bongkaran dari sejumlah kawasan yang terlarang untuk PKL.

"Untuk memberikan sembrani pada PKL dan pengunjung, Pemkab menambah bangunan diantaranya paving, penambaglhan lapak dan los disisi Timur dan Utara serta Pendopo mini,"ujarnya. 

Dalam sidak tersebut lanjut Pasito,  Komisi C hanya minta agar resplang di Pendopo itu dipasang lebih tebal."Hampir keseluruhan bangunan tidak ada masalah dan tidak ada temuan," kata Pasito.

Kini Dinas Perdagangan dan Perindustrian tinggal mengoptimalkan pemanfaatan los dan gerobak untu PKL yang tidak ditentukan dalam SK atau dari kawasan terlarang.

Diakui, untuk sementara PKL masih enggan dan hanya beberapa yang sudah membuka usaha di tempat ini. Tempat yang ada bisa dialokasikan untuk 50 PKL. Pelan-pelan PKL akan segera menempatinya."Optimis berangsur-angsur akan ramai dikunjungi," kata Pasito.jir



Komentar Anda



Berita Terkait