Perahu milik nelayan Paciran saat bersandar di Pelabuhan Ikan Desa/Kecamatan Paciran Lamongan. (SP/ MUHAJIRIN KASRUN)

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Dua nelayan asal Paciran Lamongan menjadi korban keganasan gelombang di perairan pantai utara pada Kamis (11/1/2018). Beruntung kedua korban bisa selamat, meski sebelumnya sempat terseret ombak hingga mengapung sekitar belasan meter dari bibir pantai.

Sekretaris HNSI Lamongan Muhlisin Amar menyebutkan, kalau dua nelayan terhempas ombak itu adalah Farikul (45) dan Joko (37). Perahu yang ditumpanginya terbalik saat tengah bersandar di Pelabuhan Paciran, usai mencari ikan di sekitar 15 mil dari bibir pantai perairan Pantai Utara (Pantura).

Disebutkan olehnya, dua nelayan ini adalah nelayan biasa/kecil yang biasa mencari ikan jenis rajungan. Perahunyapun hanya dimuati dua orang. "Korban ini adalah nelayan yang mencari ikan jenis rajungan dan sejenisnya," ujar Muhlisin.

Seperti yang disampaikan oleh korban selamat Farikul kepadanya menyebutkan, kalau korban ini brangkat nelayan pada Kamis dinihari sekitar pukul 02.00 Wib. Seperti biasanya ia melaut tidak lebih dari 15 mil dari bibir pantai.

Usai mendapatkan ikan buruannya, korban lantas balik dan berniat berlabuh di sekitar Pelabuhan sekitar Paciran Namun sekitar pukul 08.30 wib, tiba-tiba gelombang besar dengan ketinggian 3,5 meter menghantam perahu korban.

Meski kedua korban sudah berusaha untuk pegangan perahu, namun karena kerasnya hempasan ombak apalagi dia merasa ombat tersebut datang tiba-tiba, saat itu juga terlepas dari pegangan perahu. Namun beruntung mereka berdua memegangi perahu miliknya, dan akhirnya mendapatkan pertolongan dari sesama nelayan. "Kedua korban ini ditolong oleh nelayan di Desa Paciran Kec Paciran, dekat dengan pelabuhan," terangnya.

Usai menelong para korban selamat tersebut lanjut Muhlisin, dua nelayan bersama perahunya selanjutnya dibawa nelayan ke Pelabuhan Ikan Desa Paciran, dan kedua korban dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis, meski akhirnya kedua korban sudah diperbolehkan pulang. "Dua korban sempat mendapatkan perawatan dan akhirnya diperbolehkan pulang," ujarnya.

Atas kerja sama semua pihak, atas nama nelayan Paciran, pihaknya mengucapkan terima kasih atas sumbangsih dari semua terlibat dalam pertolongan korban, sehingga korban bisa ditemukan. "Terima kasih kepada semua yang terlibat dalam pertolongan korban perahu tenggelam," katanya.

Akibat kejadian ini, ikan hasil tangkapan lenyap, perahu dan alat tangkap lainnya mengalami kerusakan, kerugian atas peristiwa ini mencapai Rp 5 juta. "Kerugian atas peristiwa ini mencapai Rp 5 juta," ungkapnya.jir