Rumah Subsidi

SURABAYAPAGI.com, Pontianak- Basuki Hadimuljon meresmikan rumah-rumah subsidi layak huni di Pontianak, Kalimantan Barat.

"Dari tiga kebutuhan pokok sandang, pangan dan papan, baru sandang yang terpenuhi dengan baik. Sementara untuk pangan dan papan, belum bisa terpenuhi kebutuhannya secara maksimal," ujar Basuki beberapa waktu lalu.

Pemerintah juga menginisiasi Program Nasional Sejuta Rumah yang saat ini telah terbangun 663.314 unit. Agar memperlancar pembangunan perumahan, pemerintah melakukan deregulasi berupa penyederhanaan proses perizinan, pembangunan rumah dan dukungan pembiayaan kepemilikan rumah.

Dengan adanya program Nasional Sejuta Rumah, pemerintah menargetkan 70 persennya merupakan rumah yang diperuntukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Sedangkan sisanya 30 persen untuk non MBR.

Untuk capaiannya 663.314 unit, penambahannya adalah 39.970 unit dibandingkan capaian bulan September sebanyak 623.344 unit. Mayoritas rumah yang terbangun diperuntukan bagi MBR sebanyak 544.870 unit, sementara rumah non MBR sebanyak 118.444 unit.

Rumah MBR yang dibangun Pemerintah Daerah sebanyak 148.180 unit, aksi sosial perusahaan atau corporate social responsibility(CSR) sebanyak 118 unit, Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sebanyak 40.038 unit, masyarakat sebanyak 75.451 unit, dan yang dibangun oleh para pengembang sebanyak 96.968 unit.

Rumah MBR yang dibangun maupun direhabilitasi dengan anggaran Kementerian PUPR sebanyak 182.549 unit melalui program pembangunan rumah susun sewa (Rusunawa), rumah khusus, bantuan stimulan rumah swadaya dan dana alokasi khusus bidang perumahan. (hm/kmp)