PNA, PDA, SIRA Memenuhi Syarat

 

JUNAIDI, Komisioner KIP Aceh


SURABAYAPAGI.COM, BANDA ACEH - Tiga partai politik lokal (parlok) di Aceh, yaitu Partai Nanggroe Aceh (PNA), Partai Daerah Aceh (PDA), dan Partai SIRA, dinyatakan memenuhi syarat untuk menjadi peserta Pemilu 2019 di Aceh. Hal itu diketahui setelah rekapitulasi hasil verifikasi faktual 23 kabupaten/kota di Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh, Minggu (11/2) tadi malam.

Itu artinya, ketiga parlok ini dapat dipastikan akan menjadi peserta Pemilu 2019. Namun penetapan ketiga parlok ini sebagai peserta pemilu akan dilakukan bersamaan dengan partai nasional di KPU RI pada 17 Februari nanti.

Jika PNA, PDA, dan Partai SIRA memenuhi syarat, lantas bagaimana dengan Partai Aceh (PA)?

Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, PA satu-satunya partai politik yang tidak lagi diverifikasi karena telah memenuhi syarat sebagaimana diatur dalam Pasal 90 UUPA, yakni memiliki sekurang-kurangnya 5 persen kursi di DPRA. Artinya, PA sudah lolos sebagai peserta Pemilu 2019, tinggal menunggu penetapan oleh KPU RI.

Informasi hasil rekapitulasi terhadap ketiga parlok itu diperoleh Serambi dari Komisioner KIP Aceh, Junaidi SAg MH, tadi malam, seusai rapat pleno rekapitulasi, sekira pukul 21.30 WIB.

“Alhamdulillah kita sudah melakukan rekapitulasi hasil verifikasi faktual untuk partai nasional dan partai lokal di 23 kabupaten/kota. Untuk partai lokal, kita langsung bisa memastikan memenuhi syarat atau tidak, karena partai lokal tidak lagi diverifikasi di tingkat nasional seperti partai nasional,” kata Junaidi.

Hasil rekapitulasi, kata Junaidi, untuk PNA, dari 23 kabupaten/kota, hanya Simeulue yang tidak memasukkan kepengurusan. Sedangkan 22 kabupaten/kota lainnya lengkap memasukkan kepengurusan dan keanggotaan. “Mereka dinyatakan memenuhi syarat, mereka memenuhi dua pertiga kepengurusan dan keanggotaan di kabupaten,” kata Junaidi.

Sedangkan untuk PDA, kabupaten yang tidak memasukkan pengurus dan anggota hanya di Singkil dan kabupaten yang tidak memenuhi syarat adalah Aceh Utara. “Aceh Utara mereka memasukkan, tapi tidak memenuhi syarat. Sedangkan di kabupaten/kota lain semuanya lengkap dan memenuhi syarat,” ujarnya.

Terakhir, Partai SIRA. Partai besutan Muhammad Nazar ini tidak memasukkan keanggotaan dan kepengurusan di dua kabupaten, yaitu Simeulue dan Singkil. Namun, itu tidak mempengaruhi total jumlah kepengurusan dan keanggotaan Partai SIRA. Mereka tetap memenuhi dua pertiga kepengusuran dan keanggotaan.

“Jadi semuanya sudah selesai, khusus untuk partai lokal. Kalau parnas akan ada verifikasi tingkat nasional di KPU RI,” ujar Junaidi.

Setelah rekapitulasi hasil verifikasi faktual dilakukan tadi malam, selanjutnya KIP Aceh akan menyerahkan semua rekaputulasi kepada KPU RI di Jakarta. Khusus untuk partai nasional (parnas), KPU akan kembali melakukan rekapitulasi pada tanggal 15-16 Februari. KPU akan membacakan rekap semua provinsi di Indonesia untuk 16 parnas yang telah diverifikasi.

Sedangkan penetapan akan dilakukan pada 17 Februari, dilanjutkan dengan pengundian nomor urut partai peserta Pemilu 2019 pada 18 Februari. Untuk pengundian nomor, empat partai lokal di Aceh yakni PA, PNA, PDA, dan Partai SIRA akan dilakukan oleh KPU juga.

“Tapi pengundian nomor untuk partai lokal akan dilakukan setelah parnas. Parnas dulu baru parlok, misalnya parnas nomo 1-16, parlok nanti nomor 17-20, begitu gambarannya,” ujar Junaidi.

Ditanya bagaimana hasil rekapitulasi untuk parnas yang dilakukan bersamaan kemarin, Junaidi mengatakan, semuanya berjalan lancar dan dipastikan semuanya memenuhi syarat.

“Pada dasarnya semua parnas yang telah kita verifikasi ini memenuhi syarat. Untuk parnas, jika ada satu provinsi saja tidak memenuhi syarat, maka akan dinyatakan gugur saat direkap secara nasional nanti,” pungkasnya.

(cr/trbnws)



Komentar Anda



Berita Terkait