2018 Tahun Politik, Jurnalis Harus Jaga Independensi

 

SURABAYAPAGI.com - Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) berharap, para jurnalis dapat menjalankan profesionalitasnya di tahun 2018. Hal ini mengingat tahun tersebut sebagai tahun politik.

Ketua Umum IJTI, Yadi Hendriana mengatakan, tahun 2018 merupakan tahun krusial bagi eksistensi jurnalis. Jurnalis dan media memiliki peran penting dalam mengawal proses demokrasi yang tengah berlangsung.

 

Tahun ini pun diprediksi, pemberitaan akan banyak dihiasai oleh berita-berita politik dan kooptasi kepentingan, kekerasan juga dimungkinkan terjadi karena dampak dari pemberitaan dan cara kerja jurnalis di lapangan.

"Tuntutan profesionalisme serta independensi menjadi suatu keharusan," kata Yadi

Tahun 2018 adalah tahun politik, di mana pemberitaan akan banyak dihiasai oleh berita-berita politik dan kooptasi kepentingan, kekerasan juga dimungkinkan terjadi karena dampak dari pemberitaan dan cara kerja jurnalis di lapangan. IJTI mengajak kepada seluruh jurnalis di Tanah Air untuk mengedepankan kepentingan masyarakat banyak dan bekerja dengan profesional. Tampilkan wajah jurnalis yang profesional, berintegritas dan memegang teguh etika. Selamat Tahun Baru 2018, mari kita songsong dengan penuh keyakinan.

Belajar dari tahun tahun politik sebelumnya, hegemoni kepentingan politik telah membuat para jurnalis bimbang di persimpangan jalan. Sehingga tidak sedikit yang terseret dalam arus keperpihakan dan kepentingan politik.

"Ini menjadi catatan ya sekaligus evaluasi mendalam bagi para jurnalis dalam menjalankan tugasnya," beber Yadi.

IJTI mencatat, selama 2017 dunia jurnalistik banyak diisi oleh catatan kelam. Wajah pers Indonesia banyak tercoreng oleh perilaku ketidakprofesionalan para jurnalis dalam menjalankan tugasnya. Dengan demikian, hal tersebut menjadi pekerjaan rumah tangga bersama yang harus diselesaikan.

"Data Dewan Pers menyebutkan, setidaknya ada 600 aduan yang terkait masalah pers," kata Yadi.

Kebebasan pers, Yadi menambahkan, merupakan sebuah anugerah yang harus dirawat bersama. Menjunjung tinggi kode etik dan profesionalisme adalah satu keharusan bagi jurnalis dalam menjalankan tugasnya.

"Itulah hakekat menjaga dan merawat kebebasan pers," jelas Yadi. lptn6/okt



Komentar Anda