Jatim Diprediksi Aman

 

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim Agus Dono Wibawanto


SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kaum “one percenter” yang menganut paham kapitalis seringkali menghalalkan segala cara demi kelanggengan kerajaan bisnis mereka. Termasuk diantaranya memecah belah stabilitas sosial di tengah masyarakat agar calon yang mereka dukung dapat duduk di kursi penguasa dan memuluskan bisnis mereka, seperti yang terjadi di DKI Jakarta beberapa waktu yang lalu.

Bagaimana dengan Pilkada Serentak di Jawa Timur 2018? Apakah polarisasi yang sedemikian parah seperti yang terjadi di DKI Jakarta juga dapat terjadi di Jawa Timur?

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim Agus Dono Wibawanto menganggap polarisasi akibat Pilkada di Jawa Timur memiliki kemungkinan yang sangat kecil untuk terjadi. Agus Dono menilai, luas wilayah di Jawa Timur yang demikian luas akan menjadi salah satu pertimbangan bagi siapapun yang memiliki kepentingan di Jawa Timur.

“Lagipula, Jawa Timur ini sangat paternalistic. Hal tersebut merupakan salah satu kekuatan Jawa Timur yang tidak dimiliki oleh daerah-daerah lain. Insya Allah, peran pemangku kepentingan di Jawa Timur akan sangat berhati-hati memproses output Pilkada Jawa Timur. Mereka tidak akan gegabah memerankan Pilkada Jatim seperti DKI” kata Agus Dono kepada Surabaya Pagi

Meskipun demikian, Anggota DPRD Jatim asal
Dapil V tersebut tidak menampik bahwa polarisasi akibat Pilkada memang sangat rentan terjadi di daerah manapun. Terlebih di daerah yang memiliki basis massa lumayan besar seperti di Jawa Timur.

“Karena Pilkada ini bisa jadi representasi Pilpres. Tapi, perlu diingat kalau masyarakat Jawa Timur ini disamping sangat dinamis juga sangat homogeny sekali dalam struktur masyarakatnya. Sehingga, para pemangku kepentingan pastinya sangat paham apa yang harus dilakukan dan digunakan sebagai jembatan untuk kepentingan ke depannya” tambah Agus Dono.ifw



Komentar Anda