Khofifah Indar Parawansa dan Puti Guntur Soekarno menjalani tes kesehatan di Graha Amerta RSU Dr Soetomo Surabaya, Jumat (12/1). FOTO SP/JULIAN

SURABAYAPAGI.com, Surabaya- Meski ada sosok Puti Guntur yang membawa nama besar kakeknya, mantan Presiden Soekarno, Khofifah Indar Parawansa tak terpengaruh. Calon Gubernur Jawa Timur yang diusung Partai Demokrat, Golkar, PAN, Nasdem, Hanura, PPP dan PKPI ini tetap yakin mampu meraup mayoritas suara perempuan Jawa Timur.

Pengalaman sebagai Ketua PP Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) yang notabene adalah organisasi perempuan terbesar di Indonesia dan basisnya sangat kuat di Jawa Timur menjadikannya mampu memahami berbagai permasalahan, kepentingan, keinginan dan harapan kaum perempuan. Ditambah, dirinya juga pernah menjadi menteri negara pemberdayaan perempuan di era Presiden KH Abdurahman Wahid (Gus Dur). Saat ini, ketika menjabat sebagai Menteri Sosial, Ia pun terus bersinggungan dengan berbagai persoalan perempuan dan anak.

"Pengalaman ini yang menjadikan saya sangat sensitif gender. Bagi saya, perempuan adalah ibu bangsa, sehingga selayaknya kaum perempuan masuk dan berperan di semua lini kehidupan berbangsa dan bernegara," ungkap perempuan yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) tersebut di Surabaya, Jumat (12/1)

Khofifah menerangkan, bahwa lebih dari 50 persen pemilih di Jawa Timur merupakan kaum perempuan. Dari data yang dirilis Komisi Pemilihan Umum (KPU) jumlah DPT di Jawa Timur berjumlah 30.963.078 pemilih yang tersebar di 38 Kabupaten/Kota se Jawa Timur. Adapun jumlah pemilih perempuan sebanyak kurang lebih 15,5 juta.

Sejumlah program pembangunan pro perempuan, kata Khofifah, telah disiapkan olehnya dan juga Emil Dardak. Program-program tersebut menjadi komitmen dirinya untuk penguatan peran dan posisi perempuan yang akhirnya tentu diharapkan mampu meraih dukungan suara perempuan.

Program tersebut antara lain, menurunkan angka kematian ibu dan bayi, penguatan ketrampilan, ekonomi dan bantuan modal usaha perempuan, dan lain sebagainya.

"Karena saya perempuan sekaligus Ibu, maka secara konsisten saya akan berjuang untuk selalu mengakomodir kepentingan perempuan dan anak, agar hidup mereka makin sejahtera dan bahagia" ungkap Khofifah.

Khofifah - Emil maju dalam kontestasi politik lima tahunan tersebut dengan dukungan tujuh partai politik yakni Demokrat (13 kursi), Golkar (11 kursi),Partai Amanat Nasional (7 kursi ), PPP (5 kursi), NasDem (4 kursi), Hanura (2 kursi), dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). n rko