Emil Dardak Senjata Poros Emas untuk Menangkan Pilgub Jatim

 

Emil Dardak.


SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Emil Dardak menjadi bintang baru di kancah politik Jawa Timur. Meskipun belum genap dua tahun menjabat sebagai Bupati Trenggalek. Ia saat ini disebut-sebut oleh Gerindra dan PAN bakal menjadi Cagub dari Poros Emas.

Berdasarkan penelitian iPol Indonesia, dalam satu bulan terakhir nama Emil sangat sering diperbincangkan netizen dan diasosiasikan sebagai Cagub untuk Pilgub Jatim 2018. Dengan 555 poin, Emil berada di posisi ketiga dan mengalahkan nama-nama senior seperti La Nyalla dan Budi "Kanang" Sulistyono ataupun Bupati Ponorogo Ipong.

Pengamat politik asal Universitas Brawijaya Malang Fazadhora Nailufar berpendapat bahwa, elektabilitas Emil Dardak saat ini masih belum sepadan apabila diadu dengan Gus Ipul ataupun Khofifah. Tetapi, di sisi lain, Dhora menjelaskan bahwa Emil punya senjata yang sangat kuat untuk mengejar ketertinggalannya tersebut.

"Ada beberapa kelebihan Emil yang bisa dijadikan senjata kuat untuk mendobrak dominasi dari Gus Ipul dan Khofifah. Hasil kerja yang baik, usia yang relatif muda, dan merupakan figur fresh untuk masyarakat Jawa Timur bisa digunakan untuk mendorong popularitas dan likeabilitas dari Emil," jelas Dhora, sapaan akrab Fazadhora.

Dua faktor tersebut, menurut Dhora akan menjadi sangat penting untuk dikuasai oleh Suami dari Arumi Bachsin tersebut. "Karena, pemilih akan memilih kandidat alternatif sebagai fresh vote apabila ia memiliki popularitas dan likeabilitas yang sangat tinggi," katanya.

Secara terpisah, Dekan Fisib Unijoyo Madura Surokim Abdussalam juga menganggap bahwa sosok Emil Dardak saat ini adalah sosok yang menarik. Dengan kemampuan yang ia miliki, Emil dianggap mumpuni untuk menjadi Kepala Daerah yang bagus.

"Dia ini Doktor lulusan luar negeri. Jelas memiliki kompetensi teknik yang kuat. Untuk Indonesia, pemimpin yang punya kompetensi tersebut biasanya akan sukses. Karena, backrground pembangunan kita masih berkisar pada infrastruktur. Dengan kompetensi dan background pendidikan yang dipunyai, maka Emil bisa memiliki banyak pembanding untuk memajukan daerah yang dipimpinnya kelak," kata Rokim.

Akan tetapi, Rokim lebih lanjut menjelaskan bahwa ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh Emil ke depannya. "Kalau hanya itu saja, tidak akan kuat untuk digunakan melawan Gus Ipul dan Khofifah. Perlu kerja keras dari pendukung politiknya nanti dalam menyentuh semua elemen masyarakat di Jawa Timur. Sebab, dengan luasan masyarakat Jatim, perlu pola sentuhan langsung yang tidak mudah dan waktu yang tidak sedikit," pungkasnya.

Sebelumnya, Sekretaris DPD Partai Gerindra Jatim Anwar Sadad mengatakan bahwa Poros Emas dirancang untuk memenuhi kebutuhan Millenials. Sosok Emil, saat ini bisa direpresentasikan sebagai Pemimpin yang mampu memenuhi ekspektasi dari para millenials tersebut.

"Kuantitas dari Millenialls ini kan memang besar, tapi sayangnya mereka nggak punya gairah untuk masuk dalam proses Pilkada. Bisa jadi, karena figur yang ada belum dianggap pas. Wajar kan kalau Gerindra menjadi berfikir harus ada calon muda berkualitas dan visioner. Karena ini kan tuntutan jaman, kepemimpinan muda itu harus disiapkan dari sekarang. Salah satunya adalah Emil. Kenapa? Karena dia unik. Sebagai Pemimpin yang dia juga bisa menjadi media darling," kata Sadad.ifw



Komentar Anda