April, 27 Ruas Jalan Provinsi Mulai Dilebarkan

 

Ilustrasi.


SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur bakal melakukan pelebaran jalan di 27 jalan Provinsi. Proyek itu rencananya bakal dimulai pengerjaannya pada April nanti.
 
"Saat ini fase persiapan proyek ini sudah bergulir. Maksimal, April nanti sudah bisa dimulai. Dengan jadwal itu, diestimasi penyelesaian pelebaran di 27 ruas itu sudah bisa selesai pada November 2018," ujar Kepala Dinas PU Bina Marga Jatim, Gatot Sulistyo Hadi, Jumat (9/2/2018) kemarin.
 
Pelebaran 27 ruas jalan provinsi yang ada di kabupaten/kota di Jatim nantinya ada yang direkonstruksi, ada juga yang dilebarkan. ”Kami targetkan, dalam waktu dekat sudah bisa start," sambungnya.
 
Menurutnya, dalam program penanganan jaringan jalan provinsi kali ini ini, prioritasnya adalah pelebaran jalan. ”Sebab, rata-rata lebar jalur itu  masih di bawah enam meter,” katanya.
 
Targetnya, jalur-jalur itu memiliki lebar mantap minimal tujuh meter. Namun, ada juga ruas yang pelebarannya tetap di angka enam meter. Terutama di jalur provinsi Ponorogo-Pacitan. Kenapa, karena penyebabnya, kondisi geografis di jalan itu tak memungkinkan dilebarkan.
 
"Jalur di sana sudah mepet dengan tebing-tebing. Jika dipaksakan untuk pelebaran, dikhawatirkan malah membahayakan,” jelas mantan Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setdaprov Jatim tersebut.
 
Saat ini, total panjang jalan provinsi mencapai 1.421 km. Dari jumlah itu, sampai saat ini yang sudah memiliki lebar ideal (di atas enam meter) baru mencapai 840 km.
 
Data dari PU Bina Marga, ruas jalan yang akan diperluas. Di antaranya adalah di jalur Jajag-Simpanglima-Pasanggaran sepanjang 5.500 meter, atau di jalur perbatasan Batu-Kediri dan jalan akses Bojonegoro-Pajeng (Nganjuk) masing-masing 4 km.
 
Dari sisi jumlah ruas, jalur provinsi di wilayah Madura yang paling banyak mendapat atensi. Tercatat ada lima ruas. Di antaranya di akses Sampang-Ketapang (4.500 meter), Sampang-Omben (1.950 m), hingga Sumenep-Pantai Lumbang (1.950 m).
 
Berdasarkan program penanganan jaringan jalan provinsi yang sudah disusun, total dana yang disiapkan sebesar Rp 353,6 miliar. Dengan dana sebesar itu, panjang jalan yang bisa digarap mencapai 63 km.arf



Komentar Anda



Berita Terkait