Hari ini, Undian Nomer Urut Cagub

 

Khofifah Indar Parawansa didampingi Emil Elestiano Dardak berswa foto saat deklarasi Koalisi Perempuan Penduduk Khofifah dan Emil di Hotel Garden Palace, Surabaya, Senin (12/2).


SURABAYA PAGI, Surabaya - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur telah menetapkan dua kandidat Pasangan Calon (Paslon) dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018. Keduanya adalah pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak dan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno. Selanjutnya, Selasa (13/2/2018) hari ini, dilakukan undian nomer urut Cagub.

 

"Kami telah melaksanakan rapat pleno Cagub dam Cagub pasal 48 ayat 1 bahwa berdasarkan hasil perbaikan registrasi dan dokumen perbaikan persyaratan calon KPU Jatim menetapkan dua bakal Cagub dan Cawagub yang memenuhi syarat sebagai berikut. Khofifah Indar Parawansa berpasangan dengan Emil Elistianto Dardak dan Saifullah Yusuf berpasangan dengan Puti Guntur Soekarno," papar Ketua KPU Jatim Eko Sasmito dalam repot pleno terbuka pengumuman pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim 2018, Senin (12/2/2018).

 

Penetapan kedua Paslon, tertuang dalam  surat pengumuman bernomor 100/PL. 02-2,SD/06/KPU/I/2028  yang ditandatangani oleh ketua KPU Jatim Eko Sasmito. “Hasil dari dokumen perbaikan dan persyaratan calon yang telah mendaftar nama Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak status memenuhi syarat dan nama Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno status memenuhi syarat," katanya.

 

Dari pantauan, setelah kedua Paslon ditetapkan,  berkas pengumuman pencalonan itu diberikan kepada kedua tim pemenangan yang hadir dalam acara itu. Selain menerima berkas pencalonan, nantinya tim kampanye juga akan menggelar rapat dengan komisioner KPU Jatim menjelang pengambilan nomor urut. "Kami meminta agar kedua kandidat membawa pendukung sesuai dengan yang sudah ditetapkan," cetus komisioner KPU Jatim Muhammad Arbayanto.

 

Khofifah-Emil Pastikan Parpol Solid

Tim pemenangan Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jatim Khofifah Indar Parawasa-Emil Elestianto Dardak memastikan partai politik pendukungnya, solid. Antara lain Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Nasdem, PPP dan PAN. Tim pemenangan pun sudah terbentuk, yang terdiri dari anggota partai politik sebelumnya. Dimana setiap partai pengusung sudah membagi tugas siapa yang menangani Pilgub.

 

Renville Antonio, Sekretaris Tim Pemenangan Khofifah-Emil Dardak mengatakan, momen seperti ini tugas partai sangatlah banyak. Mereka harus berkosentrasi mengurusi pemilihan daerah serta persiapan verifikasi partai politik oleh KPU. Sehingga tatanan tersebut sudah berjalan dan tertata rapi. “Setelah penetapan, semua parpol pendukung akan bergerak bersama-sama di daerah hingga pelosok desa untuk memenangkan pasangan Khofifah – Emil,” tutur Renville.

 

Terpisah, Dewan Harian Daerah Badan Pembudayaan Kejuangan 45 (DHD BPK 45) mendeklarasikan dukungan pasangan bacagub Jatim Khofifah-Emil  di Pilgub Jatim. Ketua DHD BPK 45, Haryanto mengatakan dukungan diberikan karena sosok Emil Dardak merupakan keluarga besar dari DHD BPK 45.

 

“Ada instruksi dari pengurus pusat, kalau DHD BPK 45 Jatim diwajibkan memberikan dukungan kepada keluarga besarnya yang maju dalam Pilgub, pileg maupun pencapresan. Karena Emil Dardak adalah keluarga besar DHD BPK 45 maka kami mengeluarkan rekomendasi dukungan tersebut,”terangnya saat ditemui di Surabaya, Senin (12/2) sore.

 

PDI-P Lebih Dominan di Gus Ipul – Puti

Pemandangan berbeda tampak di pendukung pasangan Gus Ipul-Puti Guntur. Kasat mata, partai politik pendukung Gus Ipul-Emil Dardak tidak terlihat solid. Sejauh ini, paling gencar bergerak hingga bawah hanya kader-kader PDI Perjuangan. Sedangkan partai yang lain, seperti PKB, Gerindra dan PKS, hanya sebatas pasang baliho saja, itupun belum banyak.

 

Saat ditanya kepada Ketua DPD PDIP Jawa Timur, Kusnadi, mengaku bila partainya sangat siap dan serius untuk memenangkan Gus Ipul-Puti Guntur. “Bagi kami, figur Mbak Puti memiliki magnet elektoral tinggi. Itu berasal dari perpaduan faktor sebagai cucu Bung Karno dan kemampuan pribadinya yang mumpuni,” ucap Kusnadi.

 

Ditambahkan, begitu Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memutuskan sosok Puti Guntur Soekarno sebagai Cawagub, seluruh kekuatan PDIP sontak tergerak hatinya. “Semangat kawan-kawan luar biasa,” kata Kusnadi yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim ini.

 

Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana, telah merapatkan pengurusnya. Ia meminta didirikan posko-posko relawan di Kota Surabaya. “Semua harus turun. Simpatisan, kader, pengurus, anggota DPRD, dan petugas partai lain harus bergerak ke warga,” kata Whisnu.

 

Di Ngawi, Bupati Budi Kanang Sulistiyo yang juga kader PDI-P telah menggerakkan jajaran partainya untuk bergerak. “Jalan sehat puluhan ribu orang di Ngawi, bersama Mbak Puti, pekan lalu, masih pemanasan mesin,” tutur Kanang. n rko



Komentar Anda



Berita Terkait