Wali Kota Malang M Anton Harapkan Pasar Besi Comboran Jadi Mall Barang Bekas

 

SURABAYAPAGI.com, KLOJEN - Pasar Baru Timur atau yang dikenal dengan nama Pasar Besi Comboran sudah siap ditempati. Bangunan dua lantai itu tinggal menunggu tahap penyelesaian, yakni pemasangan rolling door.

Wali Kota Malang M Anton meninjau Pasar Baru Timur bersama jajaran Dinas Perdagangan Kota Malang, Rabu (17/1/2018). Anton melihat-lihat mulai dari lantai satu, bagian belakang, sampai lantai dua.

Lantai satu terdiri atas 80 kios, sedangkan lantai dua area los. Kios di lantai satu diperuntukkan untuk pedagang Pasar Baru Timur yang kini menempati pasar penampungan. Mereka dulunya juga pemilik kios, yang harus menempati pasar penampungan paska kebakaran Tahun 2016.

 

Sedangkan lantai dua akan ditempati oleh pedagang kaki lima dari Jl Halmahera, juga Jl M Yamin dan Sartono SH. Keseluruhan bangunan itu nantinya akan ditempati oleh 332 pedagang. Rinciannya 80 pedagang lama di kios lantai satu, dan 252 pedagang ditempatkan di area los di lantai dua.

Wali Kota Malang M Anton mengharapkan bangunan pasar itu menjadi 'mall onderdil barang bekas'.

"Saya harapkan ini nanti menjadi mall barang-barang second untuk onderdil maupun barang-barang lain. Sekaligus bisa menjadi pasar wisata," ujar Anton.

Pihaknya menjanjikan dalam waktu satu bulan, pedagang bisa berpindah dan menempati bangunan bercat warna hijau itu.

Anton menambahkan, pasar itu menjadi solusi kemacetan di Kota Malang. Sebab pasar itu akan ditempati juga oleh pedagang kaki lima barang bekas yang selama ini menempati Jl Halmahera, Sartono SH dan M Yamin.

"PKL yang di jalan-jalan itu harus masuk ke pasar ini, supaya tidak berjualan di pinggir jalan. Sehingga mengurai persoalan kemacetan di situ. Saat ini kan persoalan kemacetan masih menjadi PR bagi saya," lanjutnya.

Ia berjanji dengan penataan pedagang dan PKL barang bekas, untuk dijadikan satu di Pasar Baru Timur maka akan menjadi solusi kemacetan di beberapa ruas jalan di Kota Malang.

"Dan menempati bangunan ini gratis, sehingga saya kira tidak ada alasan bagi pedagang untuk menolak pindah," tegasnya.

Ia menekasn kembali supaya Pasar Baru Timur dikelola secara baik, sehingga ke depan bisa menjadi pasar wisata baru di Kota Malang. Pasar wisata baru sekaligus menjadi mall barang bekas untuk aneka onderdil, besi, juga peralatan elektronik dan sebagainya.

CR/beb (srya)



Komentar Anda