Tahu walik yang masih panas ditiriskan setelah digoreng di warung biru Banyuwangi, Jawa Timur.

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Salah satu makanan khas banyuwangi yang patut dicoba adalah tahu walik. Selain rasanya enak, mendapatkanyya cukup mudah. Pembeli bisa mendapatkannya di warung-warung kecil di pinggir jalan hingga restoran bahkan juga bisa melalui aplikasi online.

Tahu walik khas Banyuwangi siap digoreng. (kmp)

Cara membuat tahu walik sebenarnya cukup mudah. Tahu putih digoreng. Setelah setengah matang diangkat lalu disayat bagian tengahnya dan bagian dalam tahu yang basah dibalik dan diisi dengan adonan kemudian digoreng kembali hingga kering.

Adonan isi tahu walik adalah daging ayam dan daging sapi atau campuran keduanya yang dihaluskan dan dicampur dengan tepung serta dibumbui seperti adonan bakso.

Salah satu warung yang sudah cukup lama menjual tahu walik adalah Warung Biru yang berada di Kota Banyuwangi.

"Dulu sempat jualan di atas trotoar sampai sekarang masuk ke dalam sini," jelasnya.

Tidak tanggung-tanggug, dalam satu hari, Evi dibantu beberapa orang menghabiskan 5 sampai 7 bungkus adonan untuk isian tahu walik. Satu bungkus adonan berisi 5 kilogram adonan.

"Yang buat adonannya sudah dari bosnya, Kita di sini tinggal menggoreng tahu, masukkan adonan ke dalam tahu dan menggorengnya. Kalau ditanya habis berapa tahu, wah sudah nggak kehitung. Kita melihat pada banyaknya adonan. Rata-rata yang 25 sampai 35 kilogram adonan. Kalau lebaran atau musim liburan ya tambah banyak lagi," katanya.

Petis ikan cocok untuk cocolan tahu walik khas Banyuwangi yang kriuk dan gurih. Satu buah tahu walik yang sudah matang dijual seharga Rp 700, sedangkan yang setengah matang dihargai Rp 600. Satu porsi berisi 10 tahu walik.

Dia mengaku adonan isi dari tahu walik yang dijualnya, komposisi daging lebih banyak sehingga lebih terasa gurih.

Dia juga berbagi tips agar bagian luar tahu walik lebih kriuk yaitu tahu yang sudah diwalik dan diisi adonan harus digoreng dengan minyak yang sangat panas. "Jangan lupa bagian dalam tahu yang basah sebelum dibalik harus dikeluarkan agar lebih kriuk. Harus benar-benar kering kalau tidak nanti adonannya nggak matang," jelasnya.

Nah yang menarik dari tahu walik ini adalah cocolannya yang menggunakan petis ikan yang berwarna coklat keemasan.

Proses membuat tahu walik khas Banyuwangi. Tahu yang sudah digoreng, disayat kalau dibalik kemudian diisi dengan adonan kemudian digoreng di minyak yang panas. Cara membuatnya juga sangat sederhana yaitu cabai rawit dihaluskan di atas cobek lalu dicampurkan dengan petis ikan yang berbentuk pasta. Tambahkan sedikit air hangat agar petisnya tidak terlalu pekat.

"Pedasnya juga bisa disesuaikan. Jika kurang pedas tinggal ditambahkan cabainya," kata Eva.

Kriuknya tahu walik dan adonannya yang kenyal cocok sekali dinikmati dengan petis ikan pedas apalagi dinikmatinya saat musim hujan. Selamat mencoba.lx/kmp