Motor Selip Usai Njambret, Akbar Hanya Bisa Pasrah

 

Samsul Akbar (tengah) saat berada di Mapolsek Kenjeran Surabaya. Foto : SP/BAKRIE.


SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Meski berhasil menjambret sebuah HP, namun pelarian Samsul Akbar akhirnya sia-sia. Sebab, remaja 19 tahun asal Jalan Bulak Banteng Madya II, Surabaya ini jatuh ke aspal. Betapa tidak, saat mencoba kabur dengan menggeber motor tunggangannya, motor itu malah selip. Warga di sekitar TKP (Jalan Bulak Banteng depan kantor kelurahan) akhirnya memassa Samsul.

Beruntung, nyawa Samsul selamat. Itu setelah sejumlah anggota Polsek Kenjeran sampai di lokasi kejadian. Setelah meredam emosi warga, mereka kemudian mengevakuasi Samsul dan membawanya ke Mapolsek. Dari keterangan warga, Samsul memang beraksi sendirian.

"Jadi, setelah merampas HP, pelaku mencoba kabur. Tapi karena jalan licin, motor pelaku selip dan akhirnya motor serta pelaku jatuh ke aspal," kata Kapolsek Kenjeran, Kompol Cipto, Rabu (10/1/2018).

Penjambretan itu bermula ketika korban Verawati (14), gadis tinggal di Jalan Tenggumung, melintas di TKP hendak pulang ke rumahnya. Korban saat itu dibonceng temannya. Korban yang berada di jok belakang, asyik bermain HPnya. Ternyata, pelaku Samsul muncul dengan cepat dari arah belakang. Seketika itu, Samsul menyambar HP merek Vivo milik korban.

Setelah berhasil, Samsul memacu motornya. 'Brak', motor Honda Beat L 6721 SL yang ditunggangi Samsul terjatuh ke aspal. Saat itu pula, korban berteriak jambret. Warga sekitar yang mendengar langsung berlari ke arah Samsul yang tertindih motornya. Setelah motor Samsul diangkat, warga langsung menggebuki Samsul.

Beruntung bagi Samsul. Sebab tidak lama kemudian, anggota Polsek Kenjeran tiba di lokasi dan mengamankan Samsul. "Pelaku mengaku menjambret karena kehabisan uang. Kami masih kembangkan untuk mengetahui track record pelaku. Meski dalam pemeriksaan, pelaku mengaku baru sekali ini menjambret," pungkas Kompol Cipto. bkr



Komentar Anda