Panik saat Digerebek, Pengedar Sabu Buang Barang Bukti

 

Hariyanto (tengah) saat diamankan di Mapolrestabes Surabaya. (FOTO: SP/BAKRIE)


SURABAYA PAGI.COM, Surabaya - Pengedar narkoba yang satu ini, cukup membuat pusing polisi. Betapa tidak, saat digerebek pengedar ini membuang narkoba jenis sabu yang disimpannya. Beruntung, polisi menemukan barang bukti awal, hingga berhasil menemukan barang bukti narkoba dalam jumlah lumayan banyak. Pengedar itu bernama Hariyanto, pria 33 tahuh asal Jalan Wiyung Surabaya.

 

Sementara yang melakukan penggerebekan, adalah Unit Idik III, Satreskoba Polrestabes Surabaya, dipimpin Kanit, AKP Suhartono. Seperti disampaikan Wakasat Reskoba Polrestabes Surabaya, Kompol Anton Prasetyo, pengerebekan itu dilakukan Jumat (10/11/2017) kemarin. Penggerebekan itu dilakukan di wilayah Wiyung saat Hariyanto melakukan transaksi.

 

“Kami lantas melakukan pengintaian. Sebab tersangka ini memang sudah menjadi target operasi kami lantaran ia sudah beberapa kali mengedarkan ss di kawasan tersebut,” sebut Kompol Anton, Selasa (14/11/2017).

 

Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2003 ini menjelaskan, setelah diintai, pihaknya lantas menggerebek Hariyanto. Namun saat diamankan, anggota sempat kebingunan lantaran saat digeledah, anggota tak menemukan barang bukti narkoba yang dimaksud. Meski demikian, anggota terus mencarinya.

 

“Kami terlebih dahulu memeriksa secara detail lokasi penangkapan. Setelah kami periksa kami menemukan satu poket sabu yang tergeletak di selokan. Ternyata sabu tersebut merupakan milik tersangka yang sengaja dibuang untuk menghilangkan barang bukti,” tambah Kompol Anton.

 

Darisanalah, anggota mengintrogasi Hariyanto. Dalam pengakuannya, Hariyanto mengaku hanya menyimpan sabu dibuangnya itu. Namun, anggota tidak percaya begitu saja. Anggota kemudian mengeler Hariyanto. Dan dua kamar di rumah itu, akhirnya digeledah. Hasilnya, anggota menemukan satu poket sabu seberat 0,27 gram. Bahkan di kamar lain, anggota menemukan tujuh poket sabu seberat 2,33 gram.

 

Setelah digelandang ke Mapolrestabes Surabaya, aksi Hariyanto akhirnya terbongkar. Hariyanto adalah pengedar. Hal itu diperkuat dengan temuan barang bukti lain seperti timbangan, buku rekapan atau bukti sms pesanan. Selain melayani pesanan sabu dari temannya, Hariyanto juga menerima pesanan dari orang lain.

 

“Tersangka mengaku mendapatkan sabu tersebut dari seorang pengedar di kawasan Madura. Kami masih kembangkan kasus ini,” tegas Kompol Anton.

 

Sementara kepada polisi Hariyanto mengaku, dirinya sudah tiga kali membeli sabu. Dia membeli dari Madura berdasarkan pesanan teman-temannya. Sehingga, dia membeli ke Madura juga berdasarkan jumlah pesanan. "Saya panik saat ada polisi datang. Jadi spontan saya buang sabu tadi. Baru kali ini saya tertangkap polisi," akunya.bkr



Komentar Anda