Tukang Pijit Umbulsari Jadi Korban Gendam

 

Mbah Sumarni,(67) Korban Gendam Asal Desa umbulrejo, Kecamatan Umbulsari, Jember. (foto: SP/ANDIK)


SURABAYA PAGI.com, Jember - Apes dialami nenek Sunarmi, (67) warga Rt/rw 1/1  Desa Umbulrejo, Kecamatan Umbulsari, Jember.Dirinya tidak menyangka akan menjadi korban gendam jalanan dengan berdalih para pelaku meminta jasa pijat urut.

 

Awalnya dirinya tidak menyangka jika kedua orang seperti pasangan pasutri itu datang kerumahnya hendak berbuat jahat karena mereka terlihat sopan dengan bahasa orang terpelajar namun di balik itu semua adalah akal bulus para pelaku agar aksi gendam nya mulus.

 

Kejadian sekitar  2 hari lalu pada siang hari membuat korban melaporkan kejadian tersebut pada pihak kepolisian sektor umbulsari pada hari Senin, (13/11) sore kemarin agar hal serupa tidak terjadi pada orang lain.

 

Menurut pengakuan korban jika saat itu dirinya sama pelaku di ingatkan untuk melepas kalung emas yang ia pakai dengan dalih banyak rampok dan gendam. Bag kerbau di cocok hidungnya Sunarmi menuruti dan melepas kalung seberat 20 Gram tersebut dan ditaruh dalam dompet. Tak hanya itu saja, pelaku dua orang lelaki perempuan tersebut lantas menyuruh anak perempuan korban untuk membeli daging ayam kepasar. Lagi lagi korban dan anak terperdaya akan suruhan pelaku tersebut.

 

 

 

Tak selang beberapa saat pelaku lelaki pamit keluar dan perempuan masih dipijat. Tak beberapa lama pemijatan selesai dan perempuan tersebut pamit dan tanpa basa basi berlalu pergi dan sunarmi masih saja belum sadar akan terpedayanya oleh ulah dua orang pelaku tersebut.

 

Setelah pelaku pergi dirinya lantas terasa jika kalungnya sudah raib di leher dan uang di dompet yang ditaruh di toko sebesar 1,3 juta amblas. Dirinya sempat. Mengejar  kejalan mencari pelaku yang pada saat itu naik motor namun sudah hilang.

 

Anak perempuan yang disuruh beli daging ayam kaget melihat ibu nya jadi korban perdaya para pelaku gendam tersebut ketika pulang dari pasar. Menurut pengakuan tetangga korban Gito s dirinya memang sempat melihat dua orang masuk kerumah mbah sunarmi perempuan memakai kerudung. Hal serupa juga di sampaikan sunarmi Selasa,(14/11) jika pelaku mengaku orang puger dan berhijab ada tahi lalat di dagu naik sepeda motor,” ucap nya. ndik



Komentar Anda