Demi Makan, Remaja Nekat Rampas Motor

 

Pelaku Pencurian ATY alias Gembuk (17) asal Jalan Banyu Urip Kidul Surabaya. (SP/FIRMAN)


SURABAYAPAGI.COM, Tambaksari - Unit Reskrim Polsek Tambaksari Surabaya menangkap seorang bocah yang masih belasan tahun, karena nekat merampas sepeda motor Yamaha Mio milik Moh.Hiabullah (18) pelajar warga Dsn. Masjid, Ds.Tebul, Kec. Kwanyar Bangkalan Madura. Di depan SMP 9 Jl. Kapas Krampung Surabaya.

Kapolsek Tambaksari Surabaya Kompol Prayitno mengatakan, Kejadian tersebut terjadi pada minggu 5 Nopember 2017 sekira pukul 21.30 WIB, saat itu korban sedang tengah nongkrong di depan Pom Bensin Jl. Kapas Kampung Surabaya bersama dengan 2 temannya.

"Saat itu tersangka yang berboncengan 3 (tiga) melintas di depan korban yang sedang nongkrong, selanjutnya pelaku yang berinisial ATY alias Gembuk (17) asal Jalan Banyu Urip Kidul Surabaya langsung menghampiri korban dan memukuli korban lalu sepeda motor korban dibawa kabur oleh pelaku ATY alias Gembuk," terang Prayitno, Senin (13/11/2017).

Mengetahui sepeda motornya di bawa kabur selanjutnya korban bersama dua temannya mengejar pelaku sampai akan masuk pintu Suramadu dan korban berhasil memberhentikan pelaku. Sambil meminta tolong warga sekitar untuk mengamankan pelaku, 

"Dan, pada waktu korban agak panik dengan situasi sekitar karena sangat ramai akhirnya pelaku bersama korban dan dua temannya dibawa ke Polsek Kwanyar Kab. Bangkalan karena rumah korban berada di Kwanyar dan sesampai di Polsek Kwanyar lalu korban disarankan untuk laporan kejadian tersebut terlebih dahulu di Polsek Tambaksari karena tkp di wilayah Polsek Tambaksari kemudian korban pergi ke Polsek Tambaksari, sesampai di polsek Tambaksari sekitar pukul 03.00 WIB," imbuhnya.

Korban menjelaskan kejadian tersebut di atas pada piket Reskrim selanjutnya piket Reskrim kordinasi dengan Kanit Reskrim setelah itu Kanit Reskrim beserta anggota opsnal berangkat ke Polsek Kwanyar untuk mengambil tersangka yang diamankan di polsek tersebut guna tindak lanjut adanya laporan perampasan sepeda motor di depan SMP 9 Jl. Kapas Krampung Surabaya.

Kompol Prayitno menambahkan, menurut pengakuan pelaku yang telah putus sekolah itu, mereka nekat merampas sepeda motor lantaran tak memiliki cukup uang untuk beli jajan.

"Dari hasil berita acara pemeriksaan (BAP), pelaku mengaku nekat melakukan itu karena tidak punya uang untuk beli jajan dan makan," katanya.

Guna penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut pelaku terancam dikenakan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan. fir



Komentar Anda