Bayi Cantik Ditinggal di Mushalla

 

Bayi yang ditemukan di mushalla kampung Kauman, Purwosari, Pasuruan, tadi malam (25/12).


SURABAYAPAGI.com, Pasuruan- Di saat warga sedang siap-siap menjalankan shalat maghrib, kampung Kauman di Purwosari, Kecamatan Purwosari, Pasuruan, Senin (25/12) malam, mendadak gempar. Pasalnya, di serambi mushalla Panti Asuhan Arrohman, tergeletak bayi perempuan di dalam kardus mie instan.

Kondisi bayi cukup mengenaskan, karena hanya dibungkus selembar kain selimut bayi. Saat ditemukan, bayi ini menangis kencang, yang membuat warga kaget. Menariknya, ada surat di balik tubuh bayi ini. Surat ini diduga kuat ditulis oleh sang ibu atau pemilik bayi. Isinya mengejutkan karena tersurat jelas, ibunya sengaja menitipkan bayi itu. Ibu bayi ini mencurahkan semua isi hatinya melalui surat itu. Ia menuliskan bahwa bapak si bayi ini pergi dan orang tuanya ibu dari bayi ini tidak bisa menerima kehadiran bayi itu.

Bahkan, bayi yang diperkirakan baru lahir satu hari ini sudah diberi nama oleh sang ibu. Yakni, Syakira Putri Nadya. “Ayahnya pergi, orang tua saya tidak mau menerimanya. Saya nitip Syakira bu/pak. Saya mau kerja ke luar kota
Jaga Syakira nggeh bu/pak. Terima kasih,” demikian pesan dalam surat itu.

Kapolsek Purwosari AKP I Made mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari tokoh masyarakat setempat , Abah Mahmud. "Saat dihubungi , saya sedang PAM di gereja pengamanan Natal. Saya langsung ke lokasi kejadian," katanya kepada Surya.

Dia mengatakan, selanjutnya, ia mendatangi lokasi kejadian. Ia melihat bayi mungil itu sudah dipindahkan dari lokasi penemuan. Ceritanya, kata dia, bayi ini ditemukan oleh tiga penghuni Panti Asuhan Arrohman. Diantaranya, Nuril Hidayati. Saat itu, Nuril dan dua temannya sedang mengaji di dalam musala. Mereka mengaji sembari menunggu adzan magrib.

Saat mengaji, Nuril dan dua temannya terganggu dengan tangisan bayi. Mereka terkejut mendengarkan suara itu. Mereka saling bertanya dari mana asal suara tangisan bayi itu.

Karena penasaran, mereka beranjak dari musala. Tak disangka, di serambi musala ternyata ada kardus mie instan. Setelah ditengok, ada bayi mungil yang sedang menangis kencang. "Nuril dan dua temannya ketakutan. Ia khawatir ada apa - apa dan langsung melaporkan temuannya itu ke pengurus yayasan. Dari pengurus yayasan disampaikan ke kami," papar Kapolsek.

Saat ini, dia mengaku bahwa bayi itu sudah dibawa ke puskesmas untuk menjalani pemeriksaan. "Ini sedang dicek kesehatannya oleh dokter," tambah dia. n dir



Komentar Anda