Stefanus Sumartono merupakan pelatih andalan KONI Jatim cabor Taekwondo. (SP/YUDHA)

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kesuksesan atlet tidak lepas dari kesuksesan para pelatihnya. Mari kita intip profil salah satu pelatih yang aktif dalam cabang olahraga Taekwondo di Koni Jatim.

Stefanus Sumartono yang merupakan pelatih andalan cabor Taekwondo lahir di Jombang, 19 Maret 1965. Ia mengawali karirnya pada tahun 1980, setelah itu pada tahun 1984 sampai tahun 1990 telah menjadi atlet profesional.

“Saya mengawali latihan di Surabaya, dan tahun 1990 sudah mulai melatih di UPN, Perbanas, dan perguruan tinggi lainya yang ada di Surabaya,” papar pria yang akrab disapa Stef ini.

Pria yang mengidolakan ayahnya sendiri ini, mulai menjadi pelatih di Koni Jatim pada tahun 1999 untuk persiapan PON Jatim tahun 2000 dan berlanjut untuk persiapan PON tahun 2004.

Stef, pernah berhenti menjadi pelatih KONI karena kesibukannya menjadi salah satu pegawai di suatu perusahaan Jepang. Namun saat ia meninggalkan KONI prestasi cabor Taekwondo terus merosot.

Oleh karena itu, saat pemilihan Ketua Umum baru Taekwondo pada tahun 2011, ia diminta untuk menjadi pelatih cabor Taekwondo dan memperbaiki prestasi Jawa Timur di kancah nasional.

“Tahun 2011 saya di ajak Pak Siregar selaku Ketua Taekwondo yang baru untuk memperbaiki prestasi Taekwondo Jawa Timur,” paparnya saat ditemui di KONI Jatim.

Stef berharap akan muncul pelatih-pelatih handal dalam cabor Taekwondo, yakni yang secara teknis mengerti, secara ilmu keolahragaanya juga bagus, dan bagaimana pelatih tersebut bisa melihat perkembangan atlet secara bagus dan profesional.

Adanya pelatih dan atlet yang handal maka tidak menutup kemungkinan Taekwondo Jawa Timur akan menjadi barometer olahraga Taekwondo di Indonesia. “Saya ingin Jawa Timur menjadi juara umum dan barometer Taekwondo di Indonesia,” jelasnya lagi. yd