Ilustrasi

SURABAYAPAGI.com - Munculnya kerutan dan garis-garis di dahi merupakan proses alami yang tidak bisa dipisahkan seiring bertambahnya usia.

Meski begitu, tak menutup kemungkinan orang-orang muda juga punya kerutan di dahi.

Nah, ada sejumlah trik sederhana yang bisa dilakukan untuk menguranginya atau menghilangkannya. Dengan catatan, kamu harus melakukan secara rutin dan telaten setiap hari. Apa sajakah itu?

1. Senam dahi

Berbaringlah terlentang. Dengan mata terbuka, tempatkan tangan di dahi sehingga ujung-ujung semua jari saling berhadapan, kemudian gerakkan alis dan kelopak mata ke atas. Tahan posisi ini selama 5 detik.

Senam ini bermanfaat bagi otot-otot dahi dan menahan alis, membantu mengurangi keriput di area tersebut.

Dengan menempatkan tangan di dahi, kamu dapat mengurangi tampilan garis halus ketika menaikkan alis.

Kamu juga dapat melakukan senam yang sama dengan duduk tegak sambil menghadap ke cermin.

Kendurkan sisi alis dan dekatkan alis ke tengah seakan sedang mengerutkan kening. Di waktu yang bersamaan, kerutkan hidung dan tahan posisi ini selama 5 detik, lalu rileks kembali dan ulangi.

2. Pijat wajah

Pijat wajah dengan cepat untuk beberapa menit dapat menghasilkan kulit yang kencang.

Fokuskan pijatan pada kelenjar getah bening untuk mengangkat kelebihan air dari wajah. Ulangi senam wajah secara teratur untuk mencapai hasil terbaik.

Ikuti langkah-langkah berikut:

  • Gunakan jari telunjuk dan jari tengah untuk memijat dengan gerakan melingkar.
  • Mulai dari bawah telinga dan bergerak menuju leher dan tulang selangka.
  • Lalu, bergeraklah dari area di bawah dagu, di bawah rahang, dan menuju telinga.
  • Pijat kulit dari ujung dalam ke ujung terluar telinga.
  • Bergeraklah ke pelipis dan pijat turun pada sisi wajah.

Pijatan ini juga dapat mengurangi kerutan di dahi. Jika ragu untuk melakukannya sendiri, kamu bisa menggunakan jasa pijat profesional untuk membantu menghilangkan kerutan membandel itu.

3. Perhatikan asupan makanan

Agar kulit senantiasa sehat dan terhindar dari penuaan dini, kita perlu memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

Sebaiknya konsumsi makanan yang mengandung banyak antioksidan. Pasalnya, antioksidan membantu menghilangkan radikal bebas dan memperbanyak kolagen di kulit.

Beberapa makanan yang kaya antioksidan seperti buah citrus, buah berry, sayur-sayuran berwarna hijau gelap, dan lain sebagainya.

Selain itu, kita juga bisa mencegah kulit kendur dengan cara mengurangi makan makanan yang tinggi garam, minuman bersoda dan alkohol, serta makanan yang digoreng.

4. Perawatan kulit profesional

Jika ingin hasil yang cepat, kamu bisa melakukan perawatan di klinik kecantikan. Ada tiga jenis perawatan yang bisa dilakukan guna mendapatkan kulit wajah yang kencang dan awet muda, yaitu botoks, face lift, dan dermabrasi.

Akan tetapi, perlu dicatat bahwa hanya dokter spesialis kulit (dermatolog) yang memang ahli dalam bidanganya, bersertifikasi, dan sudah memiliki izin praktek yang bisa melakukan perawatan ini.

Jadi, kamu hanya boleh menjalani perawatan ini di klinik-klinik yang sudah terpercaya dan punya reputasi baik. Ingat, jangan pernah mengambil risiko melakukan tawar-menawar dalam melakukan perawatan wajah.

5. Pakai krim pengencang kulit wajah

Cara lain yang bisa dilakukan untuk mengurangi dan menghilangkan kerutan di dahi adalah dengan menggunakan krim pengencang kulit tertentu.

Pasalnya, dalam krim pengencang kulit banyak mengandung esktrak rumput laut, keratin, dan vitamin E yang baik untuk kulit.

Selain itu, krim pengencang wajah juga biasanya berguna untuk melembapkan dan menutrisi sel-sel kulit di leher dan dahi. Hal ini supaya kulit wajah terlihat kencang dan garis-garis halus atau keriput bisa tersamarkan.

6. Cukup tidur

Sejumlah penelitian membuktikan bahwa kebiasaan begadang akan membuat kita terlihat 10 tahun lebih tua dari usia sebenarnya.

Penelitian-penelitian ini juga menyebutkan bahwa orang yang kurang tidur berpotensi mempunyai kerutan di wajah lebih banyak dibandingkan dengan orang yang cukup tidur.

Oleh karena itu, usahakan tidur selama enam sampai delapan jam setiap malam. Tidur cukup membantu tubuh memproduksi cukup HGH atau Human Growth Hormone yang dapat mempertahankan elastisitas kulit sehingga mencegah munculnya keriput.

Begadang justru membuat tubuh menghasilkan hormon stres kortisol, yang memecah sel-sel kulit.

Selain itu, jangan lupa untuk menghindari segala hal yang menyebabkan stres. Jangan menganggap semua hal yang sedang kita hadapi itu tantangan atau masalah, karena hal tersebutlah yang memicu kemunculan garis-garis di bagian dahi.

7. Perbanyak minum air putih

Memenuhi asupan cairan dengan banyak minum air putih ternyata tidak hanya sekedar mencegah tubuh dari dehidrasi saja.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari Leeds University, Skotlandia pada tahun 2008 lalu menunjukan bahwa pengonsumsian air mineral setiap harinya dapat mengurangi keriput pada wajah sebanyak 25 persen.

8. Tidur telentang

Posisi tidur nyatanya memegang peran penting sebagai salah satu cara untuk menghilangkan keriput di wajah.

Tidur tengkurap atau menyamping akan membuat kulit wajah rentan bergesekan dengan sarung bantal atau kasur, sehingga akan meninggalkan bekas “garis tidur” yang terukir jelas di lapisan kulit teratas. Garis tidur ini tidak bisa hilang dengan cepat ketika bangun.

Oleh karena itu, posisi tidur terbaik untuk kecantikan kulit wajah adalah berbaring telentang. Posisi ini akan membuat lapisan atas kulit dalam keadaan rileks karena tidak mendapatkan tekanan dalam jangka waktu lama.

9. Hindari mengerutkan dahi dan memicingkan mata

Setiap ekspresi wajah yang kita lakukan berulang-ulang, seperti memicingkan mata saat kesilauan atau mencoba membaca teks jarak jauh atau yang terlalu kecil, tanpa disadari bisa menyebabkan lipatan dan garis-garis halus di kulit sekitar mata.

Untuk mengatasinya, kamu bisa pakai kacamata mata baca jika membutuhkannya atau pakai juga kacamata hitam setiap pergi ke luar ruangan.

Kacamata secara tidak langsung akan melindungi kulit di sekitar mata dari kerusakan akibat sinar matahari sehingga tidak membuat kita memicingkan mata terlalu sering.

10. Jangan keseringan cuci muka

Kebanyakan orang seringnya berpikir kalau semakin sering cuci muka akan membuat wajah menjadi lebih bersih. Padahal itu salah.

Semakin sering mencuci muka justru akan membuat kulit iritasi dan merangsang produksi minyak berlebih. Batasi ritual cuci muka.

Kita cukup mencuci muka 2 kali sehari: pagi dan malam hari. Jika kamu hanya beraktivitas dalam ruangan, tidak memakai makeup, dan tidak berkeringat terlalu banyak, cukup bilas muka dengan air hangat (suam-suam kuku) di malam hari. (kp/cr)