Paslon Walikota Kediri Gus Aiz (baju batik) dan Sudjono (baju putih). (SP/CAN)

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Calon Walikota Kediri Aizzudin Abdurahman-Sudjono Teguh Wijaya terus memperkenalkan diri di warga Kota Kediri. Pasangan lawan incumbent ini juga mendapat dukungan dari sejumlah komunitas. Salah satunya komunitas otomotif dan pecinta lingkungan Kota Kediri.

Semua komunitas itu, menurutnya, merupakan bentuk kepercayaan masyarakat Kota Kediri kepadanya. Jumlah komunitas yang sudah merapat kepadanya ada enam hingga tujuh kelompok.

Gus Aiz, panggilan akrab Aizzudin Abdurrahman mengaku, kelompok-kelompok komunitas ini merapatkan diri kepadanya karena faktor ikatan emosional. Meskipun dirinya dibesarkan dari kalangan pondok pesantren, tetapi Gus Aiz juga penghobi motor gede (moge).

"Semua in karena kebiasaan saya yang sering blusukan, main kemana-mana. Meskipun saya sekolah di madrasah, tetapi teman-teman saya dari sekolah umum. Banyak teman dari SMA 4 maupun SMA 3 dan sekolah lainnya,” ucap Gus Aiz, Kamis (1/2/2018).

Menurutnya, kelompok-kelompok komunitas ini merupakan perwakilan dari masyarakat. Maka dirinya juga mendengarkan aspirasi dari mereka. Gus Aiz rutin melakukan pertemuan untuk sekedar bersosialisasi maupun menggelar sebuah diskusi.

“Saya ingin mendapatkan masukan sebanyak-banyaknya dari masyarakat. Dari kalangan manapun. Utamanya dalam hal membangun Kota Kediri yang kita cintai ini,” pintanya.

Gus Aiz sendiri adalah bakal calon wali kota Kediri yang diusung empat partai politik yaitu, Partai Golkar, PPP, Partai Gerindra dan PKB. Dia berpasangan dengan Sudjono Teguh Wijaya, anggota DPRD Kot Kediri. Pasangan ini memiliki jargon “Kediri Toto Kediri Joyo. Noto Kediri, Kediri Mulyo”. Can