Ngotot Maju Pilkada Kota Kediri, Pak Dokter Loby PDIP dan HANURA

 

dr. Samsul Ashar (kiri) saat foto bersama Hasto Sekjen PDIP. (SP/CAN)


 

SURABAYAPAGI.COM, KEDIRI - Setelah sempat dikabarkan tidak bakal ikut meramaikan Pilkada di Kota Kediri 2018, dr. Samsul Ashar ternyata masih ngotot untuk ikut menjadi bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Kediri.

Usaha terus dilakukan dr. Samsul Ashar yang juga mantan Walikota Kediri lima tahun lalu. Dirinya terus berusaha dalam mencari rekom ke sejumlah partai. Dua partai incaran dalam pengusul (pengusung) menjadi bakal calon yakni PDIP dan HANURA. Namun, hingga saat ini mendekati ditutupnya pendaftaran KPU Kota Kediri, dr. Samsul dikabarkan belum memegang satu rekom pun pada dua partai tersebut.

Ketua DPD HANURA Jawa Timur, Kelana Apriliana mengatakan, sampai saat ini untuk Kota Kediri memang belum memberikan arah dukungannya kepada salah satu bakal calon. Pihaknya masih menunggu hasil komunikasi antara dr. Samsul dengan partai berlogo moncong putih. "Kita masih tunggu hasil rekom dari PDIP apakah bisa turun ke dr. Samsul. Sebab untuk mengusung dr. Samsul harus membutuhkan koalisi partai," ujarnya saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Selasa (9/1/2018).

Kendati demikian, Kelana memastikan partai HANURA sudah dipastikan mendukung Pak Dokter sapaan dr. Samsul. Namun dukungan tersebut bakal terealisasi apabila rekomendasi DPP PDIP dipastikan juga akan turun ke dr. Samsul Ashar. "Rekom untuk HANURA sebenarnya sudah turun ke dr. Samsul tinggal menunggu saja. Tapi diluar itu kita tetap menunggu PDIP bagaimana. Sebab untuk mengusung dr. Samsul harus butuh koalisi partai, kan tidak bisa maju sendiri," jelasnya.

Sementara itu, Ody Lesmana, juru bicara dr. Samsul menegaskan rekom DPP PDIP untuk dr. Samsul Ashar bakal turun malam hari ini. "Insya Allah mudahan rekom dari PDIP turun nanti malam. Kita usahakan besok bisa mendaftar ke KPU Kota Kediri, karena besok hari terakhir pendaftaran," jelasnya.

Sementara saat ditanya bagaimana atas dukungan DPC PDIP Kota Kediri kepada bakal calon petahana kemarin? Ody mengaku hal itu bukan menjadi permasalahan timnya. "Kalau masalah itu kita tidak tahu. Yang jelas kita mengajukan rekom tersebut dari DPP PDIP, jika nanti ada problem di DPC PDIP itu bukan ranah kita," tandasnya.

Sejauh ini dr. Samsul Ashar masih berusaha agar dapat ikut mendaftar menjadi bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Kediri. Dua partai yakni PDIP yang memiliki 4 kursi di gedung dewan dan HANURA dengan 2 kursi terus diloby agar dapat memenuhi syarat pendaftaran ke KPU Kota Kediri. Rencananya dr. Samsul Ashar yang juga mantan Walikota Kediri bakal berdampingan dengan Teguh Junaidi dalam Pilkada Kota Kediri 2018. Can



Komentar Anda



Berita Terkait