PAN-Nasdem-Hanura Dukung Mahfudoh-Kuswiyanto di Pilbup

 

Cawabup Bojonegoro, Kuswiyanto. Foto: SP/IBNU.


SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dari Kabupaten Bojonegoro, geliat Pilkada Serentak 2018 juga sudah mulai terasa. Pasangan Mahfudoh Suyoto-Kuswiyanto mengungkapkan bahwa telah mengantongi rekomendasi dukungan partai yang cukup untuk menjadi peserta Pilkada Kabupaten Bojonegoro.

Kepada Surabaya Pagi, Cawabup Kabupaten Bojonegoro Kuswiyanto menjabarkan bahwa saat ini dia beserta Mahfudoh telah memiliki dukungan dari 20persen jumlah kursi di DPRD Kab. Bojonegoro. Dengan jumlah 50 kursi di DPRD, maka syarat minimum adalah dukungan dari koalisi dengan total 10 kursi bagi pasangan calon peserta Pemilu.

"Alhamdulillah sudah cukup 10 dengan hasil koalisi antara PAN, Nasdem, dan Hanura. Dengan itu kami sudah siap untuk maju dan membangun Kabupaten Bojonegoro," jelas Kuswiyanto, Hari Jumat (5/1).

Lebih lanjut, pria yang juga anggota DPR RI tersebut mengungkapkan bahwa dirinya dan Mahfudoh sudah memiliki modal sosial yang sangat cukup. "Bu Mahfudoh ini istrinya Pak Suyoto," ujarnya.

Meskipun demikian, Kuswiyanto mengatakan bahwa dirinya dan Mahfudoh masih tetap membuka diri untuk berkoalisi dengan partai lainnya. Menurut Kuswiyanto, sampai dengan masa pendaftaran nanti, bertambahnya partai koalisi yang akan mendukung dirinya masih bisa bertambah.

"Dalam membangun Bojonegoro, tentunya kami tidak bisa sendirian. Perlu dukungan dari semua partai yang ada. Tidak cukup satu atau dua partai. Untuk itu, kami tetap membuka diri," ungkap Kuswiyanto.

"Pendaftaran sendiri akan kami lakukan segera setelah dibuka. Insya Allah tepat pada tanggal 8 nanti(hari pertama pendaftaran) kami akan mendaftar," tambahnya.

Di sisi lain, Kuswiyanto juga menjanjikan bahwa dirinya dan Mahfudoh akan mencanangkan beberapa program demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bojonegoro. "Tentu yang pertama adalah pengentasan kemiskinan yang sudah dua periode berhasil dilakukan oleh Kang Yoto," katanya.

"Namun, karena masyarakat Bojonegoro ini mayoritas adalah petani, maka sektor pertanian juga akan menjadi fokus kami. Pengembangan teknologi dan SDM di sektor ini akan kami kembangkan. Sehingga, di musim kemarau maupun hujan, pertanian di Bojonegoro masih bisa tetap berproduksi," pungkas Kuswiyanto. ifw



Komentar Anda