PKB-PDIP Matangkan Timses Gus Ipul-Anas

 

Pengurus PKB bersama dengan PDIP di Kantor PDIP, Rabu (8/11). Foto: SP/IBNU.


SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kembali menggelar pertemuan dengan jajaran pengurus rekan koalisinya, Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Rabu (8/11), di kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan, Surabaya. Pertemuan ini merupakan langkah konsolidasi sekaligus kunjungan balasan pasca rapat konsolidasi bilateral akhir pekan lalu, Sabtu (4/11) di kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jatim.

Rombongan PKB dipimpin oleh Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPW PKB Jatim, Thoriqul Haq. Sedangkan dari tuan rumah, hadir Sekretaris DPD PDI Perjuangan, Sri Untari, dan beberapa pengurus lain.

Berdasarkan penjelasan Thoriq, rapat kali ini masih membahas seputar rencana pemenangan pasangan kandidat gubernur dan wakil gubernur yang diusung kedua partai, yakni Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Abdulah Azwar Anas. Proses pematangan tersebut di antaranya adalah dengan merampungkan pembentukan tim sukses.

"Kami telah sepakat bahwa posisi ketua tim akan diserahkan kepada PKB. Sedangkan Sekretarisnya merupakan kader PDI Perjuangan," ujar Thoriq.

Sebelumnya, untuk jabatan sekretaris, PDI Perjuangan telah mengusulkan nama Sri Untari. "Sedangkan untuk posisi ketua, masih akan diseleksi oleh internal PKB," lanjut Thoriq yang juga Ketua Fraksi PKB di DPRD Jatim ini.

Thoriq menjelaskan, bahwa ada empat nama yang tengah disiapkan partainya menduduki posisi strategi di tim pemenangan tersebut, yang satu di antaranya adalah dirinya sendiri. Selain dirinya, juga ada beberapa nama tenar lain, di antaranya, Amin Said Husni (Bupati Bondowoso), Hikmah Bafaqih (Ketua Fatayat NU Jatim), hingga Miftakhul Ulum (Wakil Ketua Komisi A DPRD Jatim).

Thoriq menyebut ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi oleh ketua timses nantinya. Di antaranya, sosok tersebut harus dapat melakukan komunikasi dengan jajaran kedua partai sekaligus kandidat yang diusung.

"Tak hanya itu, figur ketua juga harus memiliki banyak waktu dalam melakukan tahapan persiapan, eksekusi langkah pemenangan, hingga proses mengawal pasca pemilihan mendatang. Paling penting adalah bisa "on call". Artinya, bisa dan siap dihubungi sewaktu-waktu oleh siapa pun. Standby 24 jam," lanjut Thoriq.

Sementara itu, Untari menambahkan bahwa struktur yang nantinya terbentuk bukan merupakan struktur akhir. Pihaknya masih berharap bahwa ada partai lain yang akan merapat ke koalisi yang mengatasnamakan "Koalisi Merah Putih" ini.

"Kami masih terbuka terhadap partai lain yang memiliki kesepahaman dalam menyusun langkah-langkah kedepan. Bagaimana kemenangan ini bisa diwujudkan," ujar Untari di tempat yang sama.

Untari juga mengatakan bahwa pihaknya masih terbuka kepada partai lain. "Apabila belum mendapatkan calon, belum mendapat tempat, kami siap untuk bersama-sama dengan kawan-kawan, untuk bisa membuat Jawa Timur menjadi "Merah Putih", tidak hanya "Merah Hijau"," lanjut Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Jatim ini.

Meskipun tim belum terbentuk, Untari juga menyebut bahwa mesin partai telah berjalan dalam langkah pemenangan tersebut. "Pergerakan kedua partai telah berjalan masif dan tertib. Kami akan terus melangkah, sembari melengkapi persyaratan untuk mendaftar di KPU awal tahun mendatang," pungkas Untari yang juga politisi asal Malang tersebut. ifw



Komentar Anda