Warga Israel Serang Desa di Tepi Barat

 

Pemukiman Israel di Ramallah Tepi Barat


Sebagaimana diketahui, proyek pemukiman Israel di wilayah-wilayah pendudukan dianggap sebagai penghalang utama perdamaian Israel dengan Palestina. Pemukiman di Tepi Barat itu ditempati oleh sekitar 400.000 warga Israel sementara 200.000 warga lainnya tinggal di Yerusalem Timur. TEPI BARAT, Ahmed Mustofa.

Ratusan pemukim Israel menyerbu dua desa di kota Qalqiya Tepi Barat, Palestina. Warga desa Jit dan Farata mengatakan kepada kantor berita WAFA bahwa ada sekitar 500 orang Israel yang berusaha menyerang desa dan warganya namun dikejar oleh penduduk Palestina setempat. Meski tidak sampai memakan korban jiwa, namun sejumlah warga dilanda kepanikan akibat serangan tersebut.

"Petugas ambulans bergegas ke daerah tersebut untuk memberi pertolongan kepada wanita yang mengalami serangan panik akibat serangan itu," kata kepala unit ambulans dan darurat di Qalqiya, Munther Nazzal, seperti dikutip dari laman Alaraby.

Serangan tersebut terjadi setelah seorang pemukim Israel terbunuh pada Selasa malam di jalan utama di luar pos ilegal Israel Havat Gilad yang dekat dengan Nablus. Sebagai tanggapan peristiwa itu, militer Israel membuat penghalang jalan dan pos pemeriksaan serta menutup desa-desa Palestina di Tepi Barat yang diduduki keesokan harinya.

Sementara itu, Rabu lalu pemerintah Israel kembali menyetujui pembangunan lebih dari 1.100 rumah di Tepi Barat. 04



Komentar Anda