Fokus Garap Pariwisata Jabar Lewat Perbaikan Infrastruktur

 

Forum West Java Incorporated (WJI) 2018 mengusulkan peningkatan kapasitas infrastruktur pendukung pariwisata untuk mendorong perekonomian Jawa Barat. Foto/Ilustrasi


SURABAYAPAGI.COM, BANDUNG - Forum West Java Incorporated (WJI) 2018 mengusulkan peningkatan kapasitas infrastruktur pendukung pariwisata untuk mendorong perekonomian Jawa Barat. Kepala Kantor Bank Indonesia (BI) Jabar Wiwiek Sisto Widayat mengatakan, sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo untuk meningkatkan kapasitas pariwisata, pihaknya mengusulkan perbaikan infrastruktur pendukung pariwisata agar sektor ini bisa berkembang.

Pengembangan sektor tersebut, bisa dilakukan melalui penguatan investasi dengan merangkul investor pada sektor pariwisata. Namun demikian, untuk sektor tersebut, masih banyak tantangan yang mesti dihadapi.

“Pertama adalah belum optimalnya kerja sama sister province/sister city yang dimiliki Jawa Barat. Selain itu, sebagian besar peluang investasi di tingkat kota/kabupaten belum dilengkapi dengan feasibility study sehingga tidak dapat dikategorikan sebagai clean and clear projects,” kata Wiwiek pada Hight Level Meeting di Gedung Sate, Selasa (13/2/2018).

Di sisi lain, terdapat perbedaan implementasi perizinan terpadu satu pintu dan 3-Hours Investment Licensing Service pada tingkat provinsi dengan tingkat kota/kabupaten. Kondisi itu menyebabkan menjadi penghambat pada realisasi investasi di Jawa Barat. Diselenggarakannya meeting kali ini, lanjut dia, sebagai upaya mencari solusi dan progres penanaman modal di Jawa Barat.

Wiwiek Sisto Widayat pun memaparkan kondisi perekonomian Jawa Barat. Di mana, laju pertumbuhan ekonomi (LPE) Jawa Barat meningkat dari 5,20% (yoy) pada triwulan III 2017 menjadi 5,32% (yoy) pada triwulan IV 2017. LPE Jawa Barat pada triwulan IV 2017 ini kembali mengungguli Nasional yang tumbuh 5,19%.

“Meningkatnya pertumbuhan ekonomi Jawa Barat pada triwulan IV dibanding triwulan sebelumnya. Lebih banyak didorong oleh konsumsi rumah tangga seiring dengan berlangsungnya momen libur akhir tahun serta investasi,” imbuh dia.

(cr/sndo)



Komentar Anda



Berita Terkait