Semen Indonesia Kucurkan Modal Usaha UMKM Miliaran Rupiah

 

Puluhan usaha binaan SI menerima bantuan pinjaman modal usaha yang dikucurkan disela perayaan HUT ke-60 tahun SI di Gresik. (SP/MIS)


SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Disela rangkaian perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-60 PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Kamis (28/12/2017), manajemen perusahaan BUMN ini kembali mengucurkan modal usaha bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
 
Modal usaha ini sejatinya disalurkan kepada puluhan UMKM mitra binaan sebagai modal pinjaman dengan suku bunga rendah. Fantastis, nilai semuanya sebesar Rp 53.051.600.000. 
 
Bantuan diberikan untuk pengembangan usaha, supaya omset mereka dapat meningkat. Sehingga cita-cita pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat, dapat tercapai.
 
Salah binaan Semen Indonesia yang menerima modal pinjaman, Yuni (52). Warga Jalan RA Kartini ini, sudah kali kedua menerimaan bantuan pinjaman modal untuk pengembangan usaha butiknya. Pinjaman kedua ini, Yuni mendapat kucuran senilai Rp 40 juta. Lebih tinggi dari pinjaman pertama.
 
Dana Rp 40 juta yang baru saja didapat ini, Yuni mengaku akan dimaksimalkan untuk pengembangan busana muslim yang sedang dikembangkan. 
 
"Memang Rp 40 juta ini dibilang sedikit, ya angkanya tinggi, tapi jujur kita cukup-cukupkan sebagai modal tambahan," ujar Yuni saat dieawancari Surabaya Pagi disela menerima bantuan tersebut di halamam Wisma Ayani, Semen Indonesia, Jalan Veteran Gresik, Kamis (28/12/2017).
 
Sementara itu, SVC ICT dan Pengadaan Strategis Semen Indonesia Prasetyo Utomo saat membuka SI Expo 2017 mengemukakan bahwa bantuan pinjaman modal yang disalurkan kepada usaha binaan SI bertujuan meningkatkan ekonomi kreatif yang tengah berkembang di masyarakat. 
 
Sedangkan ajang expo 2017 yang diselenggarakan SI dari tanggal 28 Desember 2017 hingga 1 Januari 2018 di halaman Wisma Ayani tersebut memamerkan multiproduk yang menggabungkan pesta hiburan, budaya, belanja, dan kuliner. 
 
"Peserta expo kali ini sebanyak 363 pelaku usaha, seperti usaha otomitif, elektronik, properti, perbankan dan kuliner," jelas Prasetyo Utomo. 
 
Expo kali ini, lebih difokuskan untuk meningkatkan dan memberdayakan produk-produk buatan dalam negeri. Hal ini agar masyarakat kian mencintai produk hasil anak negeri. Event yang seperti ini cara SI mengajak masyarakat mencintai produk di dalam negeri. Mis
 
 
 



Komentar Anda