Ecososiopreneur Tiara Handicraft Berdayakan Kaum Disabilitas

 

Titik Winarti menunjukkan produk hasil daur ulang Tiara Handicraft


SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Tak pernah ada yang menyangka para penyandang disabilitas dapat bekerja layaknya manusia lainnya. Namun berkat tangan Titik Winarti, kaum yang selalu dipandang sebelah mata oleh masyarakat itu kini dapat menghasilkan karya yang tidak kalah menarik. Di bawah Tiara Handicraft, mereka yang memiliki kebutuhan khusus itu dapat menghasilkan beragam aksesoris, tas dan baju daur ulang.

Usaha itu didirikan Titik sejak tahun 1995. Berkat keyakinan dan kesabarannya, Tiara Handicraft mengalami perkembangan yang pesat. Menariknya, usaha yang bergerak di bidang tekstil itu hanya mempekerjakan orang-orang disabilitas. Hal tersebut berawal dari keprihatinannya karena orang-orang berkebutuhan khusus itu selalu dianggap remeh.

“Semua produk handicraft di sini dikerjakan oleh para penyandang disabilitas dengan penuh rasa cinta. Dalam pengerjaannya mereka fokus, bekerja dengan hati,” ujar Titik saat menunjukkan hasil olahan Tiara Handicraft, Sabtu (21/10).

Bisnisnya sering disebut ecososiopreneur lantaran melibatkan lingkungan hidup, sosial dan bisnis. Berkat kepeduliannya, perempuan asal Surabaya itu mendapat berbagai penghargaan mulai nasional hingga internasional. Salah satunya adalah undangan ke markas besar PBB untuk mendapatkan penghargaan khusus, karena prestasi sosialnya.

“Mereka butuh diberi tempat dan kesempatan yang lebih tepat untuk berprestasi. Di sini, mereka diberi wadah.” Terang Titik

 Ia ingin membuktikan bahwa karya di Tiara Handicraft adalah bukti bahwa anak negeri pun dapat berkarya di tingkat yang lebih tinggi. Bahkan itu dikerjakan oleh orang yang memiliki keterbelakangan sekalipun.

Kini, bisnis yang bertempat di Jl. Sidosermo Indah II No. 5, Wonocolo itu dapat melakukan pengiriman paling jauh kini bisa menembus pasar Amerika, Belanda, Spanyol, Brazil dan Singapura.

“Daripada membeli produk yang bermerek tinggi, konsumen dari luar negeri lebih suka produk kami. Itu karena ada cerita di baliknya, ada personal story,” ujarnya.riz



Komentar Anda