Berawal dari Hobi Sampai Jadi Restorasi mobil klasik

 

Pak Novi pemilik bengkel "99".


SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pecinta mobil klasik tak usah khawatir mencari bengkel khusus untuk restorasi. Bengkel 99 yang terletak di Lidah Kulon siap layani restorasi mobil antik dan klasik khusus Mercedes Benz.

Dibalik nama “Bengkel 99” terdapat kisah unik yang menjadikan angka  99 sebagai nama bengkel mobil klasik ini. Menurut pak Novi Eko selaku pemilik tokoh, angka sembilan berkaitan dengan kehidupan pak Novi, tinggi badan 171 jika dijumlah hasilnya sembilan dan punya ide mendirikan bengkel ketika berat badan 81 jika di jumlah hasilnya akan sembilan pula.

“angka sembilan ini ada filosofinya, angka sembilan berkaitan dengan kehidupan saya,”ujar pak Novi.

Hobi pak Novi yang menggemari mobil klasik dan antik mengantarkannya ke dunia bisnis. Banyak teman-teman pecinta mobil klasik yang mempercayainya untuk merestorasi atau memperbaiki mobil  yang bermasalah untuk jadi layak pakai dan nyaman ketika dikendarai.

Bengkel dengan tiga karyawan ini sudah berdiri selama tiga tahun yang lalu sekitar tahun 2014, para karyawan sering merestorasi dengan merk Mercedes Benz, sebab bengkel ini lebih  mengutamakan mobil klasik Mercedes Benz.

Perbedaan bengkel ini dengan bengkel pada umumnya terletak pada spare part. Spare part mobil klasik lebih sulit dicari sehingga tak heran restorasi mobil klasik memakan waktu yang lumayan lama sekitar dua sampai tiga bulan. Bahkan pencarian spare part bisa sampai ke Jerman.

Bengkel ini memiliki tiga sumber untuk pencarian spare part mobil antik, di toko khusus penjualan spare part untuk Mercedes Benz, di pasar loak mobil, dan yang terakhir pencarian spare part dilakukan melalui club CCI atau Comunitas Clasic Indonesia yakni komunitas Mercedes Benz klasik Indonesia. Dan jika pencarian spare part belum ditemukan pada akhirnya dilakukan pencarian sampai ke luar negeri salah satunya Jerman.

Pak Novi berpesan kepada generasi muda agar lebih bisa menghargai barang-barang klasik, dan berharap semakin banyak orang yang menyukai mobil-mobil klasik.

“Generasi berikutnya harus bisa meghargai barang-barang klasik, dan semoga semakin banyak orang yang  menghargai mobil klasik,” ujar pak Novi.



Komentar Anda