Ilustrasi belanja online

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dengan adanya internet, memberikan kemudahan bagi masyarakt untuk melakukan aktivitas jual beli termasuk menjual barang second (bekas).

Chief of Operation and Data Science Officer OLX, Doan Siscus Lingga, berbagi tips agar barang yang akan dijual bisa cepat laku. Menurut dia, sebelum penjual mengiklankan barangnya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

"Kami selalu beri edukasi ke pelanggan. Salah satu yang harus diperhatikan penjual adalah kualitas iklan tersebut. Kami bantu, misalkan kayak foto, brigthness, deskripsi yang baik," kata Doan dalam wawancara dengan Kompas.com pada Rabu (6/12/2017).

Menurut Doan, dengan foto produk menarik disertai dengan deskripsi yang jelas dan lengkap, calon pembeli akan menjadikan hal tersebut sebagai nilai plus. Harapannya, calon pembeli akan tertarik kemudian menghubungi pengiklan sebelum mereka sepakat untuk bertransaksi.

Hal lain yang tidak kalah penting adalah menetapkan harga. Bisa jadi sebuah barang yang diiklankan tidak laku-laku karena harganya yang terlampau tinggi atau tidak sesuai dengan harga barang yang sama di pasaran.

"Sejak awal tahun ini, kami sudah embedded satu modul measure learning di aplikasi OLX di android. Kalau pasang iklan, kami bisa kasih prediksi harga. Konteksnya dari barang apa yang dijual dan di mana jualnya," tutur Doan.

Dia menjelaskan, fungsi fitur prediksi harga bisa dimanfaatkan untuk mengetahui harga pasaran sebuah barang di tempat tertentu. Sebagai contoh, harga sebuah iPhone 6 di Jakarta dengan di Palembang tentu berbeda.

Adapun di OLX sendiri, terdapat fitur berbayar bagi pengiklan yang ingin lebih cepat menjual barangnya. Fitur berbayar itu memungkinkan produk pengiklan ditempatkan di posisi dan waktu-waktu strategis sehingga lebih mudah ditemukan calon pembeli dan mempercepat transaksi jika ada kesepakatan di antara keduanya.