Surabaya Darurat Digital

BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Surabaya menggelar Rakercab dan Diklatcab di DBL Convention Hall Surabaya. Tema yang diambil dalam acara Surabaya Business Forum itu adalah Surabaya Darurat Digital. 

 

Surabaya Pagi -BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Surabaya menggelar Rakercab dan Diklatcab di DBL Convention Hall Surabaya Minggu (12/11/2017). Tema yang diambil dalam acara Surabaya Business Forum itu adalah Surabaya Darurat Digital. 

"Pada kesempatan itu pihaknya juga akan melakukan evaluasi program kerja HIPMI sekaligus diklat mengembangkan kualitas anggota yang berjumlah saat ini sebanyak 780 anggota. Yakni, terdiri 370 anggota reguler dan 410 orang dari 11 kampus" ungkap Kuswana Mandiri Septian Ketua BPC HIPMI Surabaya

"Kami akan melakukan pembinaan anak muda kreatif Surabaya. Harapannya saat Rakercab nanti, target meningkatkan anggota menjadi 1500 orang bisa tercapai," lanjutnya. 

Mengapa mengambil tema Surabaya darurat digital? "Surabaya saat ini sudah tertinggal dibandingkan DI Yogyakarta, Bandung dan Malang. Ini karena anak muda kreatif di Surabaya masih terpencar-pencar, belum jadi satu," tuturnya. 

Peserta dalam Diklatcab ditargetkan sebanyak 1.500 anak muda kreatif. Hal ini untuk mengenalkan kembali Go Digital bagi pebisnis muda Surabaya.

"Usaha retail sekarang turun 30-40 persen, sedangkan usaha online malah naik 20-30 persen. Ini bukan pelemahan ekonomi, tapi telah terjadi pergeseran ekonomi ke era online," jelasnya.

Nantinya, pada acara Rakercab dan Diklatcab akan menghadirkan pembicara Dewa Eka Prayoga (Dewa Selling) dan Andre Wongso (motivator).

"Diharapkan mulai 2018, ekonomi anak muda Surabaya bisa bergerak. Satu Atap ini akan jadi tempat pebisnis anak muda bertemu investor," pungkasnya. jul



Komentar Anda